Getuk 500 Meter Ludes

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

GETUK TERPANJANG : Getuk lindri dengan panjang 500 meter ludes diperebutkan warga hanya dalam waktu 30 menit. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GETUK TERPANJANG : Getuk lindri dengan panjang 500 meter ludes diperebutkan warga hanya dalam waktu 30 menit. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Getuk lindri sepanjang 500 meter ludes diperebutkan pengunjung Syawalan dalam waktu 30 menit, di Desa Ambokembang Gang 6, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jum’at siang (24/7) kemarin. Getuk yang terbuat dari singkong tersebut dibuat oleh 650 warga dari 6 RT.
Getuk setinggi 5 sentimeter dan lebar 14 sentimeter sengaja dibuat warga Desa Ambokembang sebagai ungkapan rasa persaudaraan antartetangga dalam menyambut acara Syawalan di desanya. Meski 650 warga harus rela iuran sepanjang tahun secara suka rela untuk membuat getuk 500 meter tersebut yang menghabiskan biaya Rp 16 juta-an.

Ramelan, 41, warga Desa Kepatihan Kecamatan Wiradesa, sengaja datang ke acara Syawalan getuk, karena sudah diberi 10 kupon oleh saudaranya dari Ambokembang, Kedungwuni.

Menurutnya untuk dapat menikmati getuk terpanjang tersebut, warga harus menukarkan kupon ke panitia, baru bisa mendapatkan getuk tersebut. Sebelumnya, pihak panitia sudah membagikan kupon getuk ke warga desa yang telah iuran dalam pembuatan getuk. “Saya dapat 10 kupon, makanya saya datang untuk menikmati getuk ini,” ungkap Ramelan.

Ahmad Junaedi, 24, warga Kelurahan Setono, Kota Pekalongan, yang kecewa lantaran tidak mendapatkan getuk Syawalan, menyarankan agar pihak panitia bersedia menjual kuponnya untuk umum. Mengingat getuk hanya bisa dinikmati oleh yang memiliki kupon. “Saya hanya dapat satu getuk, padahal saya ingin 5 atau 10 getuk untuk dibawa pulang. Karena yang jualan getuk seperti itu tidak ada,” kata Junaedi.

Sementara itu, Ketua Panitia Syawalan Getuk, Zaenal Mutaqin menjelaskan bahwa pembuatan getuk lindri sepanjang 500 meter membutuhkan 2 ton ketela/singkong, 400 buah kelapa, dan 90 kilogram gula merah.

Menurutnya pembuatan getuk lindri sepanjang 500 meter dikerjakan dalam waktu semalam oleh puluhan pemuda secara bergantian. ”Getuk lindri ini, dikerjakan mulai hari Senin pukul 01.00 dini hari hingga pagi hari, agar rasanya enak dan harum. Getuk dibuat tiada henti,” jelas Zaenal.

Zaenal juga menuturkan bahwa teknik pembuatan getuk sangatlah berat dan sulit, karena membutuhkan tenaga dan biaya yang besar. Menurutnya ada 600 warga yang membuat getuk lindri, yang dibagi berdasarkan keahlian masing-masing warga.

”Tidak kurang 600 ratusan pemuda mulai dari kupas singkong, merebus hingga membantu membuat dan menarik getuk lindri yang sudah dicetak. Selanjutnya ditata hingga mencapai sepanjang 600 meter,” tutur Mutaqin. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -