Sedekah Laut, Larung Tumpung

975
TRADISI: Warga Demak menikmati naik perahu dan bermain ditanah timbul saat Syawalan di Pantai Morodemak, Kecamatan Bonang, kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)
TRADISI: Warga Demak menikmati naik perahu dan bermain ditanah timbul saat Syawalan di Pantai Morodemak, Kecamatan Bonang, kemarin. (Wahib pribadi/jawa pos radar semarang)

DEMAK – Pantai Morodemak, Kecamatan Bonang hingga kini masih menjadi salah satu lokasi favorit bagi masyarakat yang sedang Syawalan. Mereka sejak pagi sudah berjejal menuju pelabuhan pelelangan ikan (PPI) yang berada diujung pantai tersebut. Warga termasuk anak-anak dengan senang hati naik perahu. Mereka pun tampak asyik bermain ditanah timbul (akresi) yang muncul kepermukaan pantai sebagai dampak abrasi di wilayah sekitar.

Seperti diketahui, syawalan merupakan tradisi tahunan yang mampu menyedot animo warga untuk mencari hiburan atau rekreasi. Karena itu, untuk menandai sekaligus memeriahkan kegiatan tersebut, Pemkab Demak juga melakukan larungan tumpeng. Nasi tumpeng dengan berbagai macam lauk pauk tersebut dibuang ke laut.

Para nelayan yang menggunakan perahu pun saling berebut berkah dari tumpeng yang telah didoakan tersebut. Dalam pesta sedekah laut ini, tumpeng ini sebagai pengganti kepala kerbau yang dulu dilarung.

Kemarin, larungan dipimpin langsung Bupati Dachirin Said dan Wabup Harwanto. Tampak pula dalam rombongan Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo, Kajari Siti Asiyah SH, Kepala Pengadilan Negeri (PN) Demak Khusaeni SH, dan pejabat teras Pemkab Demak lainnya. Rombongan muspida tersebut dilepas dari Pelabuhan Morodemak menuju laut untuk melakukan larungan dengan menaiki kapal milik nelayan setempat.

Alur pelabuhan Morodemak yang biasanya sulit dilalui kapal lantaran sedimentasi lumpur kemarin tidak membuat perahu terdampar. Sebab, air laut lagi pasang sehingga kapal bisa lebih leluasa berlayar.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Demak, M Ridwan mengungkapkan, syawalan dipantai Morodemak tersebut menjadi salah satu tujuan wisata bahari bagi masyarakat. Karena itu, saat Syawalan berlangsung berbagai kegiatan dilakukan untuk memeriahkan acara tahunan ini, termasuk adanya larungan tersebut. “Kita buat semeriah mungkin,”katanya. (hib/fth)