Dukungan PPP Pecah

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SIAP BERKOMPETISI: Deklarasi pasangan Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) di Panti Marhenis tadi malam. (kanan) Deklarasi pasangan Sigit Ibnugroho Sarasprono dan Agus Sutyoso (Sibagus) di Hotel Santika Premiere. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIAP BERKOMPETISI: Deklarasi pasangan Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) di Panti Marhenis tadi malam. (kanan) Deklarasi pasangan Sigit Ibnugroho Sarasprono dan Agus Sutyoso (Sibagus) di Hotel Santika Premiere. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG
NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG

SEMARANG-Dua pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang periode 2016-2021, Minggu (26/7) kemarin, menggelar deklarasi pencalonan. Yang pertama, pasangan Sigit Ibnugroho Sarasprono dan Agus Sutyoso (Sibagus) yang diusung koalisi empat partai, yakni Gerindra, PAN, Golkar, dan PPP. Pasangan ini mendeklarasikan pencalonannya sekitar pukul 11.00 di Hotel Santika Premiere Semarang. Pasangan calon kedua yang kemarin menggelar deklarasi adalah calon petahana Hendrar Prihadi – Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita). Selain diusung PDIP, pasangan ini juga didukung Partai Demokrat, Nasdem dan PPP.

Dukungan PPP terhadap pasangan Hebat (Hendi-Ita Bersama Rakyat) ini cukup mengejutkan. Karena sebelumnya, PPP kubu Tafrikan Marzuki telah memberikan dukungan kepada pasangan Sibagus. Sedangkan dalam deklarasi pasangan Hebat di Panti Marhaenis, tadi malam, yang hadir adalah pengurus PPP Kota Semarang di bawah pimpinan Muhammad Yuslam.

Selain itu, dalam acara yang sekaligus halalbihalal itu, hadir hampir semua pengurus DPC, PAC, dan ranting PDIP se Kota Semarang. Sedangkan dari pimpinan parpol koalisi yang hadir, di antaranya Ketua DPW Partai Nasdem Jateng Setyo Maharso, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jateng AS Sukawijaya, Ketua DPD Partai Nasdem Kota Semarang Dandan Febri Herdiana, dan Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Semarang Wahyu Winarto.

Hadir pula sejumlah elemen partai dan relawan seperti Taruna Merah Putih, Banteng Muda Indonesia (BMI), Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), Sahabat Semarang Hebat (SSH), Sahabat Hendrar Prihadi (SHP), Semut Merah, dan Tim RealIta.

Sekretaris DPC PDIP Kota Semarang, Kadarlusman mengatakan, tim pemenangan pasangan Hebat menargetkan kemenangan hingga 75 persen dalam Pilwalkot Semarang 9 Desember mendatang. Namun optimisme tersebut harus disertai dengan kerja keras seluruh parpol pengusung dan relawan.

“Mulai hari ini, kita tidak boleh berpangku tangan. Elemen partai dan relawan harus kerja keras agar perolehan suara bisa sampai 70-75 persen,” ujar Sekretaris DPC PDIP Kota Semarang, Kadarlusman.

Dia berharap koalisi parpol yang warna-warni ini memiliki satu tujuan yang sama. Yakni, memenangkan pasangan Hendi – Ita. Khusus untuk PPP, dia yakin elemen partai di bawah pimpinan Yuslam memiliki gerbong yang lebih besar. “Untuk Mas Yuslam, walaupun hanya separo partai yang ikut bergabung, saya berpesan tetap semangat,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto mengajak seluruh elemen untuk menjadikan target 75 persen tadi sebagai tantangan. Bahkan dia berjanji memberikan hadiah jika perolehan suara Hendi – Ita bisa masuk 10 besar di antara 21 pilkada kabupaten/kota di Jateng. “Hadiahnya satu mobil dan sepuluh motor yang akan diundi pada acara Pesta Rakyat Kemenangan nanti,” ungkapnya.

Sedangkan Calon Wali Kota Hendi berharap, kekokohan struktur partai dan relawan yang telah terpelihara saat ini tetap dijalankan dengan baik. Sebab dengan begitu tidak ada yang bisa mengalahkan pasangan yang mengusung tagline Hebat (Hendi – Ita Bersama Rakyat) tersebut.

“Pertandingan sudah dimulai. Jangan pernah ada yang berkhianat pada komitmen kita malam ini. Mari kita raih lagi kemenangan Pilwalkot untuk semua,” pesannya.

Calon wakil wali kota, Mbak Ita, mengajak, seluruh partai yang bergabung untuk bergotong-royong dan bersatu padu memenangkan pilkada 9 Desember mendatang.

Gerbangnya Jateng
Setelah memastikan mendapat rekomendasi dari empat partai, yakni Gerindra, PAN, Golkar, dan PPP, pasangan Sigit Ibnugroho dan Agus Sutyoso (Sibagus) memantapkan diri maju sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang 2016-2021 mendatang.

Minggu (26/7) kemarin, pasangan ini mendeklarasikan pencalonannya di Hotel Santika Premiere Semarang. Setelah deklarasi, rencananya Senin (27/7) sekitar pukul 11.00 hari ini, pasangan Sibagus akan mendaftarkan diri ke KPU Kota Semarang.

“Surat rekomendasi dari koalisi empat partai sudah keluar. Besok siang, (hari ini, Red) sekitar pukul 11.00, kami berencana mendaftarkan diri ke KPU,” kata Sigit Ibnugroho di sela deklarasi, kemarin.

Dalam orasinya saat deklarasi, Sigit berjanji akan membangun nama baik Kota Atlas. Menjadikan kota ini sebagai pintu gerbang Provinsi Jateng sebagaimana mestinya ibukota. Dia mengungkapkan, meski beberapa tahun belakangan Semarang banyak terjadi kasus di kalangan pemerintahan, dia akan tetap membenahinya.

“Pembenahan pasti ada. Kami juga akan membawa Semarang menjadi gerbangnya Jateng. Mampu menjadi terdepan daripada kabupaten/kota lain,” janjinya.

Dilihat dari perkembangan pembangunan, Sigit menilai Semarang masih tertinggal dengan Kota Solo. Soal ini, kata dia, akan menjadi PR (pekerjaan rumah) Sibagus. Pasangan ini akan menggencarkan pembangunan.

Mengenai munculnya tiga pasangan calon pemimpin Semarang yang maju dalam Pilwalkot mendatang, Sigit justru merasa semakin tertantang. Jumlah itu membuktikan bahwa Pilwalkot kali ini terbilang fair. Tidak head to head seperti yang terjadi di wilayah lain. “Ini bukti Semarang masih punya jiwa birokratis. Tidak ada calon boneka juga di pemilihan ini,” tegasnya.

Dia optimistis bisa mendapat suara terbanyak dari warga Kota Semarang. Berbekal pengalaman sepak terjang, jika terpilih, dia akan memegang teguh amanat rakyat.

Ketua DPD PAN Kota Semarang, Wahid Nurmiyanto, menambahkan, pasangan Sibagus akan memimpin dengan cara birokrasi enterpreneurship. Menurutnya, calon orang nomor satu di Kota Semarang itu punya latar belakang enterpreneur yang sudah tidak diragukan lagi. “Bisa jadi, cara kepemimpinan mereka berkonsep enterpreneurship tanpa mengesampingkan birokrasi,” katanya.

Terpisah, DPP Partai Gerindra Jateng kemarin mengumumkan empat rekomendasi kepala daerah. Yakni, untuk Kota Pekalongan yang mengusung HA Hakam Naja – Nur Chasanah; Kendal pasangan Mirna Annisa – Abdul Muis; Kota Semarang pasangan Sigit Ibnugroho Sarasprono – Agus Sutyoso serta Pemalang pasangan Mukhammad Arifin-Romi Indiarto.

Ketua Desk Pilkada DPD Partai Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro, mengatakan, dengan turunnya empat rekomendasi berarti masih lima yang belum. Pihaknya mengaku rekomendasi sebenarnya sudah rampung, dan baru proses untuk diturunkan ke DPD Gerindra Jateng. “Empat rekomendasi lagi yang turun, sebelumnya sudah ada 12 daerah yang turun,” ujarnya.

Meski begitu, Gerindra tetap berkoalisi dengan sejumlah parpol agar bisa mengusung calon. Bahkan di empat daerah Gerindra bergandengan dengan PDIP. Seperti di Blora, yang mengusung Abu Nafi-Dasum (Ketua DPC PDIP Blora).

Ia menambahkan, untuk rekomendasi yang turun merupakan kader internal Gerindra. Mirna Annisa misalnya merupakan Ketua DPC Gerindra Kendal dan anggota DPRD Jateng meski belum dilantik (PAW). “Yang bersangkutan (Mirna, Red) sudah siap untuk maju sebagai cabup di Kendal. Ia juga siap mundur sebagai anggota dewan,” katanya.

Sriyanto menambahkan, mesin partai all out dalam memenangkan pilkada di 21 daerah. Meski ditarget 30 persen dari DPP, pihaknya berharap optimistis bisa menang 50 persen. Saat ini, setidaknya ada tiga kader partai yang duduk di dewan bakal maju dalam pilkada. “Mereka siap mundur saat nanti ditetapkan sebagai calon dari KPU. Kami optimistis bisa menang,” ujarnya. (ric/amh/fth/aro)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -