Ngamuk di Pesta Ultah, 1 Anak Tewas, 2 Luka

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DEMAK – Pesta ulang tahun berubah jadi petaka. Peristiwa tragis itu terjadi di Desa Wonowoso, Karangtengah, Demak, kemarin. Supriyadi, 25, tiba-tiba mengamuk di acara pesta ulang tahun anak dari Nur Arifin, warga setempat. Akibatnya, seorang anak yang sedang asyik menonton pentas seni Barongan tewas menjadi sasaran amukan pelaku yang diketahui mengalami stres berat. Korban berinisial AK, 11, warga setempat. Ia tewas dalam perjalanan ke rumah sakit akibat kehabisan darah setelah terkena sabetan parang pelaku di bagian tengkuk kaki.

Aksi brutal Supriyadi juga menyebabkan dua bocah lainnya mengalami luka parah dan dilarikan ke RSUP dr Kariadi, Semarang. Keduanya berinisial So, 12, dan Zk, 12. Dua bocah malang ini mengalami luka di bagian perut dan anggota tubuh lainnya.

Khosiyah warga setempat menuturkan, sebelum peristiwa dramatis itu terjadi sejumlah anak berjejal menonton pentas seni Barongan di halaman rumah Nur Arifin yang punya hajat pesta ulang tahun putranya. Saat asyik menonton Barongan itu, tiba-tiba dari arah belakang datang Supriyadi yang datang sambil mengamuk. Pria kurang waras itu berlari sembari menghunus parang. Tentu saja, anak-anak dan warga lain kalang kabut. Nahas dialami ketiga korban yang ada di dekat pelaku. Ketiganya terkena sabetan parang hingga terkapar bersimbah darah.

Sebelum jatuh korban lainnya, sejumlah warga berupaya melumpuhkan pelaku. Tanpa kesulitan, pelaku berhasil disergap. Warga yang jengkel sempat menghajar pelaku. Akibatnya, pelaku mengalami luka lebam dan langsung dilarikan ke RSI Nahdlatul Ulama (NU) Demak.

Ketua RT 2 Desa Wonowoso, Nur Kholis, mengungkapkan, sebelumnya pelaku merantau di luar Jawa. Namun tidak disangka setelah hijrah ke Desa Wonowoso tersebut, pelaku berubah beringas dan kerap mengamuk. ”Sebenarnya orangnya pendiam. Warga mengetahu pelaku sebagai orang yang kurang waras,” katanya.

Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Karangtengah dilanjutkan ke Polres Demak. Hingga kemarin, kasusnya masih ditangani aparat kepolisian. Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo melalui Kasubag Humas AKP Zamroni mengatakan, pihak kepolisian masih menangani kasus tersebut. ”Masih dalam pengusutan intensif,” jelasnya. (hib/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -