Tambah Relasi Berkat MC

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DOK.PRIBADI
DOK.PRIBADI

BANYAK pengalaman yang dialami Yoannanda Sandra Chairunniza selama menekuni pekerjaan sebagai master of ceremony (MC). Selain semakin menambah kepercayaan diri, menekuni pekerjaan ini juga menambah relasi. ”Jadi MC itu manfaatnya bisa menambah relasi, tambah ilmu, dan yang pastinya tambah pemasukan ekonomi,” kata Yoannanda –sapaan akrabnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Yoannanda menceritakan, sebelum menjadi MC profesional, ia sempat menjadi penyiar di salah satu radio swasta di Semarang. Bahkan ia juga pernah jadi presenter di salah satu televisi lokal. ”Dengan adanya pengalaman itu akhirnya saya pun mulai mencoba memberanikan terjun di dunia MC sampai sekarang,” ujar gadis kelahiran Semarang, 7 Juni 1990 ini.

Dia mengaku, menjadi MC profesional tidak didapat secara instan. Akan tetapi melalui proses perjuangan dan pembelajaran yang sangat panjang. Tidak heran jika ia kemudian banyak diundang menjadi MC dalam berbagai acara. ”Saya ikuti semua itu untuk menambah kegiatan dan pengalaman,” tuturnya yang kerap menjadi MC dalam kegiatan otomotif, musik sampai acara pentas seni di sekolah.

Diakui Yoannanda, banyak suka dan duka dalam menjalani pekerjaan ini. Hal yang membuat ia suka di antaranya merasa lebih percaya diri, tambah pengalaman, memperluas jalinan kerja, dan menambah pertemanan. ”Sedangkan dukanya sering luar kota dan kadang pulang larut malam,” akunya.

Menurut dia, kunci menjadi MC itu harus memiliki wawasan luas. Selain itu, juga harus menguasai banyak materi agar tidak canggung di panggung. Sebab, tantangan terbesar menjadi MC adalah mengatasi rasa grogi saat menghadapi banyak orang. ”Yang pasti harus pinter bicara dan percaya diri,” ujar alumnus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini. (fai/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -