Menunggak Pajak, Anggaran KONI Macet

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang tengah mempercepat pencairan dana hibah olahraga APBD murni 2015. Sekretaris Umum KONI Kota Semarang Yuswo Supadmo menuturkan, urusan ini tersendat lantaran masalah pajak pada kepengurusan sebelumnya.

“Karena itu saat ini kami berusaha keras menyelesaikannya secepat mungkin. Sebenarnya dana sudah ada di pemerintah dan bisa cair. Ini merupakan tantangan berat bagi kepengurusan baru,” katanya kemarin.

Pihaknya mengaku akan menggadeng instansi terkait untuk mencari solusi. Agar persoalan ini tidak berlarut-larut sehingga program olahraga di Kota Atlas bisa segera dihelat. “Kalau pengurus sebelumnya tidak segera membayar tunggakan pajak, dana hibah tidak akan bisa dicairkan. Semoga ada solusi lain,” ujarnya.

Yuswo telah mengotak-atik dan mencoba segala cara untuk menutup tunggakan pajak. Menggelar pertandingan atau kejuaraan untuk menggalang dana, misalnya. Meski begitu, dana yang terkumpul belum menutup jumlah yang ditentukan. “Total tunggakannya cukup banyak. Tidak perlu dipublikasikan, yang jelas, kami masih punya alternatif lain untuk mendapatkan dana sesegera mungkin,” paparnya.

Hanya saja, lanjut Yuswo, ini adalah persoalan yang sangat sensitif dan tak ingin menimbulkan masalah baru di kemudian hari. Permasalahan pada kepengurusan yang lalu menjadi pelajaran penting agar menjalankan roda organisasi yang lebih baik. “Di kepengurusan yang baru kami memang fokus pada penguatan lembaga. Salah satunya mendorong cabang olahraga yang habis masa baktinya melakukan musyawarah kota. Baru-baru ini ada dua cabang yang telah melakukan musyawarah dan membentuk pengurus baru yakni dayang dan layar,” pungkasnya. (amh/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -