Naik Becak, Riswadi-Nurbalistik Daftar ke KPU

801
DIIRINGI MASSA : Pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Pekalongan, Riswadi-Nurbalistik diiring dengan naik becak saat hendak melakukan pendaftaran di KPU Kabupaten Pekalongan, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIIRINGI MASSA : Pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Pekalongan, Riswadi-Nurbalistik diiring dengan naik becak saat hendak melakukan pendaftaran di KPU Kabupaten Pekalongan, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Ribuan kader pendukung dari 5 partai politik (Parpol), PDIP, Partai Golkar, PPP, Hanura dan Partai Demokrat mengiringi pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Pekalongan, Riswadi-Nurbalistik mendaftar di kantor KPU Kabupaten Pekalongan, Senin siang (27/7) kemarin, tepat pukul 13.00. Kedua pasangan calon tersebut diarak dengan mengendarai becak dari Kantor DPC PDIP Kabupaten Pekalongan di Desa Kajen hingga kantor KPU yang berjarak 500 meter.

Kedatangannya langsung disambut komisioner KPU Kabupaten Pekalongan. Tim Sukses Pemenangan Pilkada Riswadi-Nurbalistik langsung memasuki ruang rapat KPU, untuk penyerahan berkas persyaratan balon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada Kabupaten Pekalongan 2015. Dari 21 item persyaratan yang ditentukan oleh undang-undang, pasangan Riswadi-Nurbalistik dinyatakan lengkap. Selanjutnya pada 29 Juli mengikuti test kesehatan rohani dan 30 Juli mengikuti test kesehatan di RSUD Kraton.

Menurut Ketua Tim Sukses Pemenangan Pilkada DPC PDIP, Kabupaten Pekalongan, Sumarosul, dengan diterimanya syarat pendaftaran pasangan Riswadi-Nurbalistik, pihaknya akan langsung mengadakan koordinasi internal dengan partai pengusung yang meliputi PDIP, Partai Golkar, PPP, Hanura dan Partai Demokrat. Selanjutnya, menentukan langkah-langkah pemenangan Pilkada 2015 tersebut. “Sekarang kami fokus ke rapat internal dengan partai pendukung,” jelas Sumarosul.

Calon Bupati Pekalongan Riswadi menegaskan bahwa semua kader partai, baik PDIP maupun partai mendukung, wajib memenangkan pasangan Riswadi-Nurbalistik dalam Pilkada 2015. Pihaknya akan memberikan sanksi tegas sesuai aturan partai, jika ada kader yang tidak setia atau mendukung calon pasangan lain.

“Aturan PDIP dan partai pendukung sudah jelas. Jika di kemudian hari ada yang tidak loyal, maka sanksi yang diberikan tegas oleh masing-masing ketua partai,” tegas Riswadi yang dibenarkan calon wakil bupati dari Partai Golkar, Nurbalistik.

Sementara itu, Komisioner KPU Kabupaten Pekalongan, Abi Rizal menjelaskan bahwa calon bupati dan wakil bupati yang diusung oleh PDIP dan partai pendukung lainnya, telah resmi mendaftar pada pukul 13.00. “Pasangan Riswadi-Nurbalistik ini mendapatkan dukungan lima partai yaitu dari PPP 4 kursi, Hanura 1 kursi, Demokrat 2 kursi, Golkar 5 kursi, dan PDI Perjuangan sendiri 11 kursi,” jelas Abi Rizal. (thd/ida)