Hibah Tak Cair, Masyarakat Kecewa

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Masyarakat Jateng banyak yang kecewa lantaran tidak bisa cairnya dana hibah dari pemprov. Sebab, berdasarkan UU No 23/2014 tentang Pemerintah Daerah Pasal 298 Ayat 5 Huruf d, penerima dana hibah adalah badan, lembaga, dan organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum Indonesia. Padahal selama ini masyarakat yang menerima bantuan hibah tidak memiliki badan hukum.

Anggota Komisi D DPRD Jateng, Muhammad Ngainirricarld mengaku banyak mendapat keluhan dari masyarakat saat kunjungan ke daerah. Masyarakat menilai, kebijakan itu sangat merugikan karena selama ini dana hibah banyak membantu perekonomian masyarakat bawah. ”Banyak masyarakat yang komplain karena hibah tak bisa dicairkan,” katanya, kemarin.

Ia menambahkan, selama ini dana bantuan hibah sudah banyak membantu masyarakat. Bahkan bisa menopang sebagian perekonomian masyarakat yang ada di desa-desa. Ia meminta agar ada solusi agar dana bisa cair dan bisa dimanfaatkan masyarakat. ”Masyarakat juga membutuhkan dana hibah itu. Contohnya untuk bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) yang mestinya bisa menerima bantuan akhirnya tidak jadi karena tidak memiliki badan hukum,” imbuhnya.

Padahal tahun tahun ini mestinya ada sebanyak 2.134 RTLH yang mestinya menerima bantuan masing-masing Rp 10 juta. ”Jika bantuan tak bisa cair, jelas sangat disayangkan karena di Jateng masih ada sekitar 1,7 juta rumah tidak layak huni,” tambahnya.

Sebelumnya Gubernur Jateng bakal mengalihkan penerima dana hibah kepada penerima dana bantuan sosial (bansos). Ada beberapa yang konsepnya tetap diberikan (hibah). Namun ada beberapa juga yang dipakai untuk nomenkelatur bansos. Langkah ini dilakukan sebagai salah satu cara agar dana bantuan kepada masyarakat tetap bisa cair. ”Ini upaya yang cukup bagus dari pemprov, agar dana bantuan bisa tetap cair untuk masyarakat,” kata anggota Komisi A DPRD Jateng, Sriyanto Saputro.

Sriyanto meminta Pemprov Jateng bisa mencari solusi yang bagus terkait dengan adanya kebijakan baru tersebut. Yang penting jangan sampai mengorbankan rakyat kecil yang selama ini sudah mendapatkan manfaat dari dana hibah tersebut. Ia menilai kebijakan itu terlalu kaku dan bisa membuat masyarakat di lapisan bawah sulit mendapatkan bantuan. ”Kalau ada alternatif diarahkan ke bansos itu bagus. Yang penting penyalurannya sesuai prosedur dan tidak disalahgunakan. Karena ini demi kemajuan masyarakat,” tambahnya. (fth/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -