Usai Ziarah, Natsir-Jos Mendaftar di KPUD

507
OPTIMISTIS: Para pengurus teras parpol pengusung dan pendukung pasangan Natsir-Jos terdiri atas Golkar, PPP dan PDIP berjalan kaki usai mendaftar di KPUD Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OPTIMISTIS: Para pengurus teras parpol pengusung dan pendukung pasangan Natsir-Jos terdiri atas Golkar, PPP dan PDIP berjalan kaki usai mendaftar di KPUD Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Pasangan Calon Bupati HM Natsir dan Calon Wakil Bupati Joko Sutanto (Natsir-Jos) kemarin menjalani tahapan pilkada dengan agenda mendaftarkan diri ke KPUD setempat. Secara resmi, pasangan tersebut diusung Partai Golkar, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sedangkan PDIP turut bergabung dan berposisi sebagai partai pendukung. Ketiga elemen partai tersebut tampak kompak dan siap memenangkan pasangan Natsir-Jos. Para pimpinan partai yang mengenakan baju beratribut partai terlihat mesra. Mereka saling bergandengan dan mengepalkan tangan menunjukkan tekad yang kuat.

Dari seragam partai mereka pun tampak warna-warni. Ada kuning, hijau dan merah. Dalam pendaftaran ini, Natsir-Jos telah dinyatakan memenuhi persyaratan untuk maju bertarung dalam Pilkada Demak 9 Desember mendatang. Ini setelah rekomendasi dari Partai Golkar dan PPP dianggap sudah klir dan tidak ada yang kurang. Karena itu, keabsahan diterimanya rekomendasi dua partai berlambang pohon beringin dan kakbah oleh KPUD tersebut sudah cukup menjawab keraguan yang ada selama ini.

Seperti diketahui, untuk mendapatkan rekomendasi dari dua partai yang sedang mengalami konflik di tingkat pusat tersebut sebelumnya sempat membuat waswas baik oleh calon maupun pimpinan partai. Namun kondisi itu bisa dilalui dengan baik dan akhirnya pasangan Natsir-Jos lolos untuk tetap melaju dalam pilkada.

Ketua KPUD Demak, Mahmudi, mengatakan, pasangan Natsir-Jos telah memenuhi syarat. ”Setelah berkas pencalonan kita teliti dinyatakan memenuhi syarat. Rekomendasi dari dua kepengurusan partai yang ada (Golkar dan PPP) calonnya sama dan tidak ada masalah,” ujar Mahmudi.

Menanggapi keabsahan pencalonan itu, Cabup HM Natsir mengaku bersyukur. Sebab, proses panjang yang berliku telah dilalui dengan mulus, di antaranya terkait dengan rekomendasi dari Partai Golkar dan PPP tersebut. Sedangkan PDIP sebagai partai pendukung, diakui HM Natsir, sebagai partai yang melahirkan pasangan tersebut. PDIP, kata dia, bersama Partai Golkar dan PPP telah memberi semangat, sehingga tetap teguh mendukung Natsir-Jos. ”Kita siap melanjutkan pembangunan Demak untuk rakyat lebih sejahtera,” kata Natsir yang didampingi Cawabup Joko Sutanto.

Natsir menegaskan, pihaknya menargetkan bisa meraih 70-80 persen suara dalam pilkada nanti. ”Koalisi partai sudah final dan diterima oleh KPUD. Kita tinggal menyatukan masyarakat Demak,” katanya.

Untuk mendaftar ke KPUD tersebut, pasangan Natsir-Jos dikawal langsung tokoh masyarakat jasa konstruksi H Noer Halim dan jajarannya. Tampak pula jajaran pengurus DPD Partai Golkar Demak, Sunari, Sutrisno, Siswanto, dan Nur Wahid. Kemudian, dari jajaran pengurus DPC PPP Demak, Ketua DPC PPP Ali Sa’di dan Sekretarisnya Nurul Furqon serta dari jajaran pengurus DPC PDIP Demak. Yakni, Ketua DPC PDIP Fahrudin Bisri Slamet, Sekretaris Sudarno dan Bendahara Sonhaji.

Sementara itu, pantauan koran ini, dalam prosesi pendaftaran menuju ke KPUD kemarin, pasangan Natsir-Jos naik mobil Jeep diiringi dengan puluhan kendaraan roda empat lainnya. Para pengusaha dengan kendaraan yang dikerahkan menunjukkan suasana yang berbeda. Selintas parade kendaraan yang di-branding dengan gambar pasangan calon ini menjelma menjadi kekuatan tangguh untuk bertarung dalam pilkada.

Tim sukses dari Partai Golkar, Nur Wahid, mengungkapkan, sebelum mendaftar ke KPUD, pasangan Natsir-Jos berziarah di makam leluhur. Yakni, Sultan Fatah dan mantan Bupati Demak Tafta Zani di belakang Masjid Agung Demak. Ziarah serupa juga dilakukan di Makam Sunan Kalijaga (Raden Sahid) di Kadilangu usai mendaftar di KPUD. ”Ini agar kita tidak lupa dengan sejarah. Kita minta restu para leluhur dan para ulama Kasultanan Demak,” katanya.

Siswanto tim sukses menambahkan, dalam kegiatan tersebut, pihaknya telah mengundang sekitar 2.500 orang dari para simpatisan dan elemen masyarakat lainnya. Antara lain, dari partai politik (parpol) pengusung dan pendukung, elemen PGRI, pengusaha Demak dan lainnya. ”Akhirnya, untuk mencalonkan Natsir-Jos bisa terwujud,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran Partai Golkar dan PPP sebagai pengusung dan bergabungnya PDIP telah menambah energi bagi pasangan Natsir-Jos tersebut. ”Ketiga partai ini mempunyai dasar yang sama, yakni bertekad memenangkan Natsir-Jos,” kata Siswanto. Menurutnya, proses dinamika politik telah terjadi. Meski demikian, ketiga partai bisa bersatu bahu-membahu memenangkan Natsir-Jos. (hib/aro/ce1)