Dorong Produk Unggulan OVOP

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

GENJOT KUALITAS: Program one village one product (OVOP) akan membuat daya saing UMKM semakin tinggi. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
GENJOT KUALITAS: Program one village one product (OVOP) akan membuat daya saing UMKM semakin tinggi. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Jawa Tengah terus mendorong kabupaten/kota untuk meningkatkan produk unggulan dari program one village one product (OVOP). Program ini akan mampu membuat daya saing UMKM semakin tinggi.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jateng, Gayatri Indah Cahyani mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan jumlah produk unggulan bisa bertambah 35 produk. Begitu juga tahun-tahun berikutnya, paling tidak setahun ada tambahan 35 produk dari seluruh kabupaten/kota di Jateng. “Kualitas serta jumlah produk unggulan terus kita dorong untuk ditingkatkan,”ujarnya, kemarin.

Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas Dinas Koperasi dan UMKM terus melakukan pendampingan dan fasilitasi salah satunya melibatkan perbankan. Upaya itu untuk mempermudah akses permodalan bagi pelaku UMKM. Selain itu, juga ada pelatihan pemasaran dengan sistem online. “Permasalahan mendasar yang biasanya dihadapi oleh para pelaku UMKM adalah modal dan pemasaran. Oleh karena itu kita bekerjasama dengan banyak pihak untuk mengatasi permasalahan ini,” jelasnya.

Sementara itu, hingga kini Jawa Tengah memiliki 145 produk unggulan. Adapun dari total produk tersebut 50 persen berpotensi menembus pasar luar negeri, dan sebagian bahkan sudah ada yang dikirim ke sejumlah negara. “Cukup beragam produk OVOP yang diminati luar negeri, mulai kerajinan tangan hingga pangan. Sedangkan, negara tujuan ekspor yaitu Thailand, Taiwan, dan beberapa lainnya,” tambah Gayatri.

Perkembangan OVOP yang luar biasa tersebut karena mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM. Pihak tersebut seringkali membawa produk-produk tersebut pameran ke luar negeri, sehingga manfaatnya tidak hanya dikenalkan ke pasar luar negeri tetapi juga membuka pasarnya.

Kendati demikian, lanjutnya, dibutuhkan juga peran masyarakat dalam mengangkat produk OVOP yang juga produk UMKM tersebut. Masyarakat harus mau turut memakai atau mengkonsumsi, sedangkan pelaku usaha perlu terus meningkatkan kuantitas dan kualitas. “Kita memang dorong untuk jual ke luar negeri, tapi jangan lupa, pasar domestik juga cukup besar. Oleh karena itu diharapkan masyarakat juga turut mendukung dengan mengonsumsi produk dalam negeri,” tandasnya. (dna/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -