Gandeng Polres dan Kejari

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

UNGARAN-KPU Kabupaten Semarang menggandeng Polres Semarang, Kejaksaan Negeri Ambarawa dan Kodim Salatiga. Untuk mengantisipasi adanya permasalahan yang timbul dalam rangkaian pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2015 di Kabupaten Semarang.

Anggota KPU Kabupaten Semarang, Ridho Pakina dalam sambutannya menyatakan bahwa dalam rangka pengamanan seluruh rangkaian Pilkada 2015 di Kabupaten Semarang secara terpadu dan terkoordinir, KPU dan Polres, Kejaksaan beserta Kodim melakukan kerjasama untuk penanganan pengamanan dan penyelesaian permasalahan yang dimungkinkan dapat muncul dalam Pilkada.

“Pengamanan meliputi pengamanan personel KPU hingga KPPS dan juga pengamanan aset. Sebenarnya tanpa penandatanganan MoU atau kerjasama, Polres maupun TNI sudah pasti melakukan pengamanan ini. Tetapi dengan MoU ini, sebagai pengingat adanya kerjasama untuk pengamanan pilkada,” tutur Ridho, Rabu (5/8) kemarin.

Ridho menambahkan, untuk kerja sama dengan Kejaksaan lebih pada bantuan, pertimbangan hukum bidang Pidana, Perdata maupun Tata Usaha Negara (TUN). Sebab kerap ada masalah hukum seperti multitafsir peraturan atau perundangan.

“Kebetulan KPU dan jajaran ini juga bukan ahli hukum. Jadi apabila ada masalah hukum yang dihadapi KPU dan jajarannya, perlu kerjasama dengan Kejaksaan untuk pertimbangan hukum. Mudah-mudahan tidak ada masalah. Termasuk jika ada hal atau kejadian dalam perjalanan Pilkada yang kami tidak tahu, maka kami diberi tahu,” imbuhnya.

Sementara itu Kapolres Semarang, AKBP Latif Usman mengatakan, kerjasama ini dilaksanakan untuk memudahkan penanganan setiap permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan Pilkada.

“Jadi dengan MoU itu dapat memadukan hal-hal yang belum diatur dan disepakati. Juga mengatur kewajiban masing-masing institusi,” kata Kapolres.

Sedangkan Ketua Panwas Kabupaten Semarang, Reynaldi mengatakan, jajaran Panwas sekarang ini bukan pengawasan berbasis penindakan tetapi pengawasan berbasis pencegahan. Namun bila nanti ada pelanggaran dan sudah dilakukan pencegahan tetapi tidak bias, akan langsung dilakukan pendikan.

“Jadi kami ini harus cerdas dalam bertindak. Seperti banyak reklame (bergambar salah satu tokoh), kami tidak bisa langsung bertindak, karena itu bukan merupakan pelanggaran, sebab tidak termasuk sebagai alat peraga,” tutur Reynaldi. (tyo/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -