TPKS Pacu Migrasi Sistem Online

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SIBUK LAGI: Pada saat libur lebaran yang cukup panjang lalu, arus bongkar muat di TPKS juga menurun cukup signifikan. Namun saat ini kembali menggeliat dan sibuk dengan kegiatan bongkar muat. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
SIBUK LAGI: Pada saat libur lebaran yang cukup panjang lalu, arus bongkar muat di TPKS juga menurun cukup signifikan. Namun saat ini kembali menggeliat dan sibuk dengan kegiatan bongkar muat. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Terminal Petikemas Semarang (TPKS) terus memacu migrasi sistem di TPKS, dari manual melalui loket pengajuan ekspor dan impor ke job order online.

General Manager TPKS, Erry Akbar Panggabean mengatakan, sistem job order online sudah di trial semenjak tanggal 1 Juli 2015 lalu. Meski belum sepenuhnya bisa dilakukan, namun pihaknya optimistis sistem baru tersebut tersebut akan dapat berjalan dengan baik. “Memang migrasi suatu sistem akan membutuhkan waktu untuk prosesnya, karena memang ini merubah kebiasaan yang selama ini ada dengan cara manual, menjadi ke suatu sistem yang terkomputerisasi,” katanya, kemarin.

Menurutnya, ada beberapa kendala terjadi, namun hal itu normal saja karena memang sistem baru. Akan tetapi TPKS selalu terbuka untuk menerima saran, kritik, dan keluhan dari para pengguna jasanya. “Sistem yang ada sekarang juga terkoneksi dengan sistem yang dimiliki oleh Bea Cukai KPPBC Tanjung Emas, sehingga ini tentu akan mempercepat proses custom dan barang bisa cepat keluar/masuk TPKS yang mana akan mengurangi dwelling time yang ada,” ungkapnya.

Ditambahkan, per Juli 2015 lalu, dwelling time TPKS sudah sekitar 4,4 hari. Adapun dengan sistem online akan lebih baik dan mempercepat proses operasionalisasi bongkar muat di TPKS.

Sementara itu, pasca Libur Lebaran, kondisi bongkar muat petikemas di PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) TPKS mulai menggeliat kembali. Mulai pada tanggal 16 Juli 2015 lalu TPKS libur, karena memang tidak ada call kapal sampai tanggal 21 Juli 2015. “Kapal Pertama yang datang di tanggal 21 Juli 2015 yang lalu, di ikuti oleh kapal-kapal petikemas lain setelahnya membuat aktivitas perekonomian dan bongkar muat di TPKS normal kembali, seperti sedia kala,” jelasnya.

Manager Operasi TPKS, Edy Sulaksono menyatakan, pada bulan Juli, TPKS mencetak angka 35.682 TEUs, lebih rendah dari capaian bulan Juni yang sebesar 55.325 TEUs. Hal ini besar dikarenakan turunnya jumlah impor ke Jawa Tengah dan DIY di Bulan Juli 2015 ini yang hanya sekitar 14.592 TEUs, cukup drastis dari angka Impor bulan Juni 2015 yang bisa mencapai sebesar 28.200 TEUs. “Pada bulan Juli terjadi penurunan karena Libur lebaran, sehingga tidak ada schedule kunjungan kapal pada waktu itu,” tandasnya. (dna/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -