Pegawai BPPT Dituntut Tiga Tahun Penjara

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PENIPUAN: Marthika Triana PNS BPPT Kota Semarang saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Semarang. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENIPUAN: Marthika Triana PNS BPPT Kota Semarang saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Semarang. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KRAPYAK – Pegawai Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Semarang, Marthika Triana, 31, dituntut tiga tahun penjara atas perkara dugaan penipuan bermodus program tabungan koperasi DPR RI, di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Kamis (6/8).

JPU dari Kejari Semarang, Danang Suro Kusumo meminta majelis agar menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa karena dianggap telah terbukti melanggar pasal 378 KUHP tentang Penipuan. ”Marthika Triana kita tuntut 3 tahun penjara dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dan diwajibkan bagi terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp 2.500,” kata JPU Danang di hadapan majelis yang dipimpin Siti Jamzanah.

Atas vonis tersebut, penasihat hukum terdakwa, Nico Pamenang langsung membacakan nota pembelaannya secara lisan sesuai permintaan majelis hakim. Nico menanggapi tuntutan JPU terhadap terdakwa yang diduga menilap uang setoran tabungan milik 40 korban senilai Rp 1,124 miliar dan dituntut 3 tahun penjara merupakan tuntutan yang imajiner karena tidak tuntas dalam menyebutkan kerugian para saksi korban dan hanya disebutkan secara global. ”Ada apa dengan penuntut umum, kok tidak tuntas. Apalagi JPU memercayai keterangan saksi korban padahal dalam perkara ini, ada keuntungan yang didapat para saksi. Saksi korban pun tidak bisa menerangkan hal itu. Saksi korban ingin mencari keuntungan yang lebih lagi. Seharusnya, hal ini memengaruhi dalam tuntutan,” kata Nico membacakan berkas pledoi lisannya secara langsung.

Nico menyebutkan, berapa jumlah kerugian tidak terlalu penting, kalaupun penting seharusnya unsur kerugian juga penting dipertimbangkan. ”Perkara ini jelas hanya sebagai teori pembalasan saja yang mulia. Kami mohon diberikan keringanan terhadap terdakwa. Kami juga menolak tuntutan JPU,” sebut Nico langsung diikuti JPU tetap pada tuntutannya.

Seperti diketahui, terdakwa Marthika Triana yang tinggal di Bendan Duwur, Gajahmungkur, Semarang ini diduga telah menilap uang setoran tabungan milik 40 orang korban senilai Rp 1,124 miliar. Oleh JPU Ria dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang Penipuan serta pasal 372 KUHP tentang Penggelapan.

Dalam perkara ini, korban bervariasi dan terdiri atas berbagai macam profesi, seperti halnya rekan terdakwa sendiri di BPPT Kota Semarang, Satpol PP Kota Semarang, pengusaha katering, dan ibu rumah tangga.

Dalam persidangan, saksi Sukma Anggraheni, dari pegawai Satpol PP Kota Semarang juga pelapor mengaku tertarik ikut program tabungan yang ditawarkan terdakwa karena diiming-imingi bunga tinggi sekitar 60 persen. Dicontohkan Ria, uang Rp 500 ribu setelah satu bulan bisa jadi Rp 800 ribu, dan Rp 5 juta jadi Rp 8 juta.

Hingga akhirnya pada Oktober 2014 ia menyetorkan dana ke terdakwa Rp 3 juta. Hasilnya positif karena tabungannya jadi Rp 4,8 juta dalam kurun waktu hanya seminggu. (jks/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -