Sulap Embung Jadi Lapangan Sepak Bola

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MAIN BOLA : Keringnya embung yang ada di Desa Triharjo Kecamatan Gemuh disulap warga menjadi lapangan bola ketika sore hari. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MAIN BOLA : Keringnya embung yang ada di Desa Triharjo Kecamatan Gemuh disulap warga menjadi lapangan bola ketika sore hari. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Musim kemarau yang panjang ternyata tidak selamanya memberikan musibah, seperti yang terjadi di Desa Triharjo Kecamatan Gemuh, Kendal. Keringnya embung di desa tersebut seakan membawa berkah bagi anak-anak dan pemuda sekitar. Pasalnya embung dengan dalam 15 meter tersebut disulap menjadi lapangan sepak bola.

Kemarau panjang yang terjadi di Kabupaten Kendal, membuat hampir semua cadangan air habis sehingga mengganggu aktivitas petani. Embung yang terdapat di Desa Triharjo Kecamatan Gemuh pun tak luput dari panjangnya musim kemarau. Namun embung sedalam 15 meter dengan luas sekitar 2.000 meter itu akhirnya disulap menjadi lapangan sepak bola oleh masyarakat sekitar.

Sekitar pukul 16.00 petang, anak-anak dan pemuda sekitar berkumpul di pinggiran embung yang kering dan terlihat retakan-retakan tanah. Dengan gawang seadanya, dan tanpa menggunakan alas kaki puluhan anak-anak langsung turun ke embung dan membagi sama rata jumlah pemain di setiap kelompok.

Keceriaan mereka pun muncul ketika bisa bermain sepak bola dengan menggunakan bola sepak berbahan kulit. Tak tampak kekhawatiran anak-anak ini tersandung dan jatuh ataupun mengalami lecet karena retaknya tanah yang membuat permukaan tidak rata.

Seperti yang dirasakan oleh Pandu, 12, kelas 6 SD ini, ia antusias untuk memanfaatkan embung yang kering sebagai wahana tempat bermain bola. Ia mengaku hampir setiap musim kemarau tiba yang membuat embung kering, ia bersama teman sebayanya menggunakan embung untuk bermain bola. “Disini hampir tidak ada lapangan bola, kalau di jalan main bola takut ada kendaraan lewat. Kalau main di kampung bisa kena kaca,” katanya.

Kelebihan lain bermain di embung, lanjut Pandu adalah bola sepak yang ditendang keras tidak akan hilang karena kedalaman embung yang mencapai 15 meter. “Kalau disini, bolanya tidak akan kena kaca, hilang ataupun nyangkut di rumah warga. Karena tinggi tanggul embung yang mencapai 15 meter,” tuturnya polos.

Sama halnya dengan Akbar, 8, yang telihat senang bisa bermain bola di embung yang mengering. Dia mengaku tidak takut terjatuh ataupun lecet ketika bermain bola di embung. “Pernah jatuh dan lecet. Tapi sekarang ngga takut jatuh, kalau nangis malah nanti diejek oleh teman lainnya,” tambahnya. (den/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -