TNI Akui Kesalahan Penggerebekan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KRAPYAK – TNI berjiwa besar telah mengakui kesalahannya atas penggerebekan pabrik oli milik Andojo Payitno yang terletak di Jalan Beton Utara, Panggung Lor Semarang Utara, pada bulan Maret 2015 lalu. Atas pengakuan tersebut, pihak penggugat pun mereda dan kedua belah pihak pun akhirnya damai.

Perdamaian tersebut setelah proses mediasi yang dipimpin hakim mediator Bambang Kusmunandar. Sebelumnya pihak Andojo Payitno melayangkan gugatan terhadap Panglima TNI cq Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) sebagai tergugat I, Pangdam IV/ Diponegoro tergugat II dan Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0733 BS/ Semarang tergugat III dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kota Semarang.

Kuasa hukum penggugat, Wahyu Rudi Indarto mengatakan, dengan adanya permohonan maaf dari pihak tergugat tersebut maka perkara akan diselesaikan secara damai. Menurutnya, kliennya berjiwa besar untuk memaafkan para tergugat. ”Yang penting dengan catatan Kodam IV Diponegoro tidak lagi mengulangi perbuatan serupa,” kata Wahyu, Kamis (6/8).

Wahyu menyebutkan, dengan berakhir damai perkara itu, pihaknya sama sekali tidak menuntut ganti rugi. Baginya, permohonan maaf tersebut sudah cukup untuk mengembalikan nama baik kliennya.

”Memang dalam gugatan awal kami menuntut ganti rugi sebesar Rp 12,5 miliar. Namun setelah adanya kesepahaman dan permintaan maaf, klien kami tidak menuntut ganti rugi. Apalagi perbuatan itu dilakukan oleh oknum, sementara yang kami gugat adalah institusinya,” sebutnya.

Selanjutnya, kuasa hukum para tergugat Letkol Chk Maryono membenarkan adanya perdamaian perkara tersebut. Ia juga menyebutkan, kedua belah pihak telah menandatangani nota perdamaian di hadapan hakim. ”Dari proses mediasi yang dilakukan, ada kesepakatan dari kedua belah pihak untuk berdamai. Draf perdamaian sudah ditandatangani,” kata pria yang juga menjabat Wakil Kepala Hukum Kodam IV Diponegoro tersebut.

Letkol Chk Maryono mengatakan, inti dari perdamaian itu adalah permintaan maaf pihak TNI kepada penggugat atas peristiwa penggerebekan pabrik oli milik penggugat Andojo di Jalan Beton Utara, Panggung Lor Semarang Utara pada Maret 2015 lalu. ”Kami berjiwa besar untuk meminta maaf kepada penggugat atas perkara ini. Kami mengakui kesalahan atas peristiwa itu,” sebutnya.

Pasca ditandatanganinya perdamaian antara kedua belah pihak, lanjut Letkol Chk Maryono maka pihaknya juga akan segera melaporkan perdamaian tersebut kepada POM TNI. Sebab sebelumnya, atas penggerebekan itu juga ada laporan pidana yang saat ini sudah ditangani POM. ”Nanti akan kami laporkan adanya perdamaian ini. Tujuannya agar laporan tidak dilanjutkan alias dicabut,” ungkapnya.

Seperti diketahui, pabrik oli milik Andojo Payitno yang terletak di Jalan Beton Utara, Panggung Lor Semarang Utara digerebek oleh petugas Kodam IV Diponegoro dan Kodim 0733/BS Semarang pada Maret 2015 lalu. Penggerebekan dilakukan atas dugaan bahwa oli yang diproduksi di pabrik Andojo adalah palsu.

Atas peristiwa itu, Andojo melakukan gugatan terhadap para pihak seperti Panglima TNI cq Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) sebagai tergugat I, Pangdam IV/ Diponegoro tergugat II dan Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0733 BS/ Semarang tergugat III ke PN Semarang. Selain gugatan atas perbuatan melawan hukum, Andojo juga menuntut ganti rugi sebesar Rp 12,5 miliar. (jks/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -