Pedagang Johar Dukung Soemarmo Jadi Wali Kota

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

RAYAKAN ULANG TAHUN : Setelah paginya di Pasar Johar, Sabtu malam (8/8) kemarin, Calon Wali Kota Semarang, Soemarmo HS turut merayakan HUT Dewa Mamo Cia Lan Phusa ke-11 di Klenteng Kwan Sing Bio. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RAYAKAN ULANG TAHUN : Setelah paginya di Pasar Johar, Sabtu malam (8/8) kemarin, Calon Wali Kota Semarang, Soemarmo HS turut merayakan HUT Dewa Mamo Cia Lan Phusa ke-11 di Klenteng Kwan Sing Bio. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PURWODINATAN-Pesona mantan Wali Kota Semarang, H Soemarmo HS masih cukup kuat di kalangan pedagang Pasar Johar Kota Semarang. Terbukti, ketika Soemarmo yang kini menjadi calon Wali Kota Semarang, mendapatkan sambutan yang luar biasa para pedagang di lapak penampungan Pasar Johar Jalan KH Agus Salim, Sabtu (8/8) kemarin. Bahkan, para pedagang mendorong Soemarmo untuk kembali memimpin Kota Semarang lima tahun mendatang.

Dalam pantauan Jawa Pos Radar Semarang, calon Wali Kota Semarang, H Soemarmo yang didampingi pasangannya calon Wakil Wali Kota, Zuber Safawi, benar-benar digandrungi para pedagang yang berusaha mengabadikan dengan foto bersama menggunakan ponsel.

“Bagimana kabarnya Pak Marmo. Sehat ya pak,” ucap ibu penjual perabotan rumah tangga saat berjabat tangan dengan Soemarmo di lapak penampungan Jalan KH Agus Salim, Sabtu (8/8) kemarin. “Alhamdulillah. Sehat,” jawab Soemarmo yang mengenakan kemeja putih tersebut dengan senyum khasnya sambil mengulurkan tangannya.

Soemarmo dan Zuber berjalan kaki berkeliling Pasar Johar. Tak sedikit pedagang dan pengunjung menyalami sosok mantan wali kota ini. “Pak Marmo tambah tua, tambah ganteng,” cetus pedagang pakaian yang tak sengaja berada disamping Soemarmo.

Pada kesempatan kunjungannya di Pasar Johar, Soemarmo juga melakukan sosialisasi program rencana pembangunan ulang Pasar Johar yang telah hangus dilalap api. Menurutnya, pembangunan ulang Pasar Johar nantinya diperkirakan memakan waktu hingga 3 tahun.

“Pasar Bulu saja dibangun sampai 3 tahun baru rampung, padahal luasnya hanya 1 hektare. Sedangkan Pasar Johar, luasnya 3 hektare, menurut saya butuh kira-kira 3 tahun baru selesai. Kalau ada yang ngomong pembangunan Pasar Johar 2 tahun selesai, itu bohong besar. Paling tidak, minimal butuh 3 tahun. Yang jelas kami akan mengakomodasi terkait bangunan cagar budaya milik Ir Thomas Karsten,” ungkapnya di depan para pedagang Pasar Johar.

Selain itu, dalam sosialisasi program penataan pembangunan ulang Pasar Johar, Soemarmo menerangkan, bahwa nantinya di depan Masjid Kauman akan dibentuk sebuah alun-alun dengan luas 1 hektare. Selain itu, penempatan para pedagang Pasar Johar setelah bangunan ulang, akan dilakukan penempatan secara gratis untuk para pedagang.

“Terkait kegiatan warga kauman, akan dibuatkan alun-alun seluas 1 hektare. Bagi para pedagang yang menempati bangunan baru, nantinya bisa menggunakan tanpa membayar Rp 1 rupiah pun,” tegas Soemarmo sambil menunjukan lembaran gambar denah rencana pentaan bangunan Pasar Johar mendatang.

Menanggapi terkait keluhan lamanya penampungan pedagang Pasar Johar di lapak penampungan Jalan KH Agus Salim, Soemarmo mengatakan saat ini masih dalam penanganganan urusan Pemkot Semarang. Namun demikian, pihaknya akan melakukan upaya penanganan setelah nantinya terpilih walikota periode mendatang.

“Ini urusan pemerintah sekarang. Kalau kondisi sekarang saya tidak bisa mengomentari apakah itu mau dipindah sekarang atau nanti, itu urusan pemerintah sekarang. Jika nantinya sudah beralih ke saya, Insya Allah akan menjadi tanggung jawab saya dan Pak Zuber,” ujarnya.

Sementara, calon Wakil Wali Kota Semarang, Zuber mengaku prihatin terhadap kebakaran Pasar Johar. Namun pihaknya telah merencanakan apa yang disampaikan pasangannya dalam mencari solusi membangun Pasar Johar kembali.

“Tugas saya akan terus mendukung apa yang disampaikan Pak Marmo. Kami juga memberi tugas pengawasan terhadap birokrasi dalam melaksanan tugas dan kami akan ikut menjadi koordinator pemberantasan kemiskinan daerah,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu pedagang Pasar Johar, Sudarto menilai sosok Soemarmo lebih mampu melakukan perbaikan Kota Semarang menjadi lebih maju dan sejahtera. Pihaknya berharap, wali kota terpilih bisa memberikan harapan baru baik para pedagang Pasar Johar dan warga Kota Semarang.

“Sosok Pak Marmo kalem dan tegas. Harapan kami, nantinya bisa memberikan kenyamanan bagi pedagang dan warga Kota Semarang bisa lebih maju dan sejahtera. Kami juga merasa senang memenpati lapak penampungan disini daripada nanti dipindah di MAJT,” harapnya.

Setelah dari Pasar Johar, malam harinya Soemarmo menyambangi tempat ibadah umat Khong Hu Cu yang ada didaerah Tanah Mas, Klenteng Kwan Sing Bio. Soemarmo yang hadir dengan mengenakan baju lengan pendek coklat bermotif batik tersebut mendapat sambutan hangat dari pengurus tempat ibadah dan para tamu yang merayakan hari ulang tahun Dewa Mamo Cia Lan Phusa ke-11.

Pada kunjungan kali ini, Soemarmo menyempatkan diri memanjatkan doa bersama para tokoh pemeluk agama Khong Hu Cu di dalam klenteng tersebut. Selain itu, Soemarmo juga medapat kesempatan naik ke atas panggung di tengah acara HUT tersebut. Soemarmo mendapat sambutan dan tepuk tangan para pengunjung acara HUT. “Dalam kunjungan ke klenteng dalam perayaan HUT Dewa Mamo Cia Lan Phusa ini untuk merekatkan kerukunanan umat beragama. Saya disini tidak melakukan kampanye. Di saat ulang tahun, malam hari ini ulang tahun dewa ini, saya mengajak para penganut kepercayaan untuk selalu bertaqwa. Tidak ada yang namanya mayoritas dan minoritas,” katanya.

Selain itu, Soemarmo juga mengajak seluruh umat untuk saling hormat menghormati, dan selalu hidup saling bersosial berdampingan tanpa adanya kesenjangan. Pihaknya juga berharap saling menjaga toleransi antara umat.

“Kemarin saya juga telah meresmikan gereja yang ada di Imam Bonjol. Mereka sebelumnya yang beribadah di dalam hotel, sekarang sudah memiliki tenpat ibadah sendiri,” tuturnya.

Sementara itu, Soemarmo kepada Jawa Pos Radar Semarang mengakui kunjungan di kelenteng sudah dilakukan sejak awal berdirinya kelenteng pada masa pemerintahan Wali Kota Sutrisno Suharto. Menurutnya, pada moment ulang tahun kali ini bertepatan dengan pelaksanaan pilihan Wali Kota Semarang yang nantinya berlangsung pada Desember 2015.

“Di dalam pememilihan wali kota ini, warga Kota semarang diberikan kedamaian dan selalu diberi rasa saling hormat menghormati antar satu dengan yang lain dan tetap menjaga keutuhan kedamaian. Kami juga berharap nantinya tidak adanya permusuhan dan tetap menjadi satu keutuhan warga Kota Semarang,” pungkasnya. (mha/ida)
Datangi Kelenteng, Ajak Jaga Kerukunan Antar Umat

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -