Jadi Pilot Standar Sertifikasi RS Syariah

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KALIGAWE – Setidaknya 30 Direktur Rumah Sakit Islam (RSI) se- Indonesia yang tergabung dalam Majelis Syuro Upaya Kesehatan Islami (MUKISI), kemarin mendatangi RSI Sultan Agung. Mereka datang untuk memformulasikan prinsip Syariah yang digagas semenjak rakernas MUKISI di Bandung pada awal 2015 lalu.

“Jadi RSI Sultan Agung dijadikan sebagai pilot project standar instrumen sertifikasi Rumah Sakit Syariah. Ini sebagai upaya dalam berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan keselamatan yang Islami,” kata Direktur Utama RSI Sultan Agung, dr. H. Masyhudi AM, M.Kes.

Ia menambahkan, dipilihnya RSI Sultan Agung sebagai pilot project, katanya tidak lepas dari capaian sebagai RS yang telah lulus akreditasi dari KARS tingkat paripurna. “Jadi RS Syariah harus bermutu tinggi dan memprioritaskan keselamatan pasien dan itu dapat dipenuhi bila memenuhi standar akreditasi KARS,” imbuhnya.

Harapannya setelah formulasi konsep Syariah dapat dipakai oleh seluruh RS Islam untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan sesuai konsep Islami dan bergerak tanpa membedakan agama serta keyakinan dalam rangka mendukung program kesehatan dari pemerintah.

Dalam kunjungannya ke RSI Sultan Agung, tim MUKISI memberikan apresiasi kepada beberapa hal yang terkait dengan pelaksanaan konsep Syariah. Misalnya prosedur pemakaian hijab pada pasien perempuan ketika dikunjungi dokter. Kemudian diusahakan pemasangan kateter sesuai jenis kelamin. Bahkan penjadwalan waktu operasi tidak berbarengan dengan waktu sholat kecuali emergency. “Insya Allah kita berusaha untuk menjalankan pelayanan kesehatan yang tetap memperhatikan kaidah fiqh,” tambahnya.(hid/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -