Kursi Roda Bukan Penghalang Bercinta

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Tanya:
dr Andi, istri saya kakinya lemah dan tulang punggungnya cedera akibat kecelakaan dan saat ini menggunakan kursi roda. Untung sampai sekarang kami masih aktif dalam hubungan suami istri. Usia saya 45 tahun, istri 42 tahun. Kami berhubungan seminggu 1-2 kali. Apakah ini bisa merugikan kesehatan istri? Bagaimana sebaiknya, dr Andi? terimakasih.
I di Smg

Jawab dr Andi:
CEDERA tulang punggung bisa merusak sumsum tulang belakang, dan membuat kelemahan pada tungkai, punggung, bisa juga lengan/ tangan, serta kemampuan buang air besar dan buang air kecil. Itu semua tergantung dari lokasi tulang belakang yang terkena cedera.

Sedapat mungkin memang harus bisa mandiri dalam aktivitas kehidupan sehari-hari. Seperti mandi, makan-minum, berpakaian, merawat diri, buang air kecil dan buang air besar dan lain sebagianya. Selain itu juga tetap bersosialisasi dalam keluarga, masyarakat. Bila mungkin, memiliki pekerjaan yang dapat mendapat penghasilan.

Sikap mental yang positif juga harus dibangun, sehingga istri punya semangat juang tinggi. Dalam hal hubungan intim, istri masih bergairah ini menunjukkan ia sehat secara mental dan fisik. Suami menunjukkan kasih sayangnya dengan tetap melakukan hubungan intim secara rutin, sebaiknya seminggu 1-2 kali atau bisa lebih.

Bila istri sulit menggerakkan tungkai dan pinggulnya, suami harus aktif mencoba gerakan dengan sudut dan tekanan yang bervariasi, sehingga istri bisa merasakan kenikmatan dari berbagai gerakan. Kadang istri sulit basah, lendir pelicin sulit keluar, maka suami coba merangsang dengan tangan, dengan ciuman, meraba daerah yang disukai istri. Jangan malu untuk menanyakan pada istri, kadang perkiraan kita juga salah, disangka istri suka disitu, padahal tidak.

Bagi istri, bahu dan lengan perlu diperkuat, agar lebih kuat mengendalikan kursi roda, kuat mengangkat badan saat akan berpindah dari kursi roda ke tempat tidur, dan sebaliknya.

Setiap kali duduk di kursi roda 30 menit, usahakan angkat bokong selama 30 detik, caranya dengan menekan kursi dengan kedua tangan sampai bokong terangkat. Usahakan bisa sampai 30 detik bahkan 1 menit menahan tubuh dengan tangan. Bila istri semakin mandiri, maka bisa kembali bersosialisasi dan hidup berumahtangga dengan baik. (*/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -