Daging Melonjak, Dinas Perindagkop dan UMKN Sidak Pasar

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SIDAK : Petugas Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Pekalongan melakukan sidak harga daging sapi di Pasar Tradisional Kajen, Selasa (11/8) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIDAK : Petugas Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Pekalongan melakukan sidak harga daging sapi di Pasar Tradisional Kajen, Selasa (11/8) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Lantaran harga daging sapi terus melonjak di seluruh pasar tradisional Kabupaten Pekalongan, Selasa (11/8) kemarin, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM, Kabupaten Pekalongan melakukan kunjungan mendadak. Kali di 7 pasar tradisional yang ada di Kabupaten Pekalongan.

Menyusul harga daging sapi yang semula hanya Rp 90 ribu per kilogram usai Lebaran, namun dalam sepekan terakhir terus naik hingga Rp 120 ribu per kilogram. Akibatnya sempat terjadi kepanikan, pedagang daging banyak yang tutup karena sepi pembeli dan menunggu harga kembali stabil usai Lebaran haji mendatang.

Selain itu, kendati persediaan daging sapi di beberapa pasar tradisional stabil, namun harga daging sapi pada beberapa pasar tidak sama dan cenderung ada peningkatan harga. Seperti pada pasar tradisional di Kesesi, Kedungwuni, Wiradesa, harga daging sapi Rp 110 ribu per kilogram. Namun di pasar tradisional Kajen dan Doro harga daging sapi mencapai Rp 120 ribu per kilogram.

Kepala Bidang Perlindungan Konsumen, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM, Kabupaten Pekalongan, Dewi Fanbanyo, saat melakukan sidak di Pasar Kajen mengungkapkan bahwa sejak adanya pembatasan impor yang dilakukan oleh pemerintah pusat, harga daging sapi di pasar tradisonal naik hingga Rp 110 ribu dan Rp 120 ribu dari sebelumnya Rp 90 ribu per kilogramnya.

Menurutnya, kenaikan tersebut dipicu oleh mahalnya harga sapi hidup, menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha atau hari raya kurban. “Kami mohon, masyarakat tidak usah panik, karena persediaan akan daging masih mencukupi. Meski harga daging sapi terus naik,” ungkap Dewi.

Sementara itu, Puji Astuti, 34, pedagang daging sapi di Pasar Kajen mengatakan bahwa kenaikan daging sapi akan terus naik, hingga usai perayaan Hari Raya Idul Adha mendatang. Menurutnya, kenaikan harga daging sapi, lebih disebabkan oleh pengepul pedagang daging sapi, karena kenaikan harga sapi hidup, tidak sebanding dengan kenaikan harga daging sapi. “Harga daging sapi Rp 120 ribu per kilogramnya sulit turun, hingga perayaan hari kurban mendatang. Kemungkinan akan naik terus,” kata Puji.

Puji menandaskan adanya kebijakan pemerintah pusat membatasi impor sapi ke Indonesia, menjelang perayaan Idul Adha memicu kenaikan harga daging sapi di pasar tradisional. Sedangkan sidak yang dilakukan Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Pekalongan, tidak berpengaruh apapun pada kenaikan harga daging sapi. Justru membuat pedagang kian panik, karena tidak bisa memberikan solusi.

“Saya kira Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Pekalongan akan membantu penurunan harga daging sapi, ternyata hanya tanya harga tanpa ada solusi apapun,” tandas Puji kecewa. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -