Mobil Jasa Pengisian ATM Tabrakan Karambol

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

RUSAK PARAH: Mobil Isuzu Turbo pengangkut uang bernopol B 1670 UKX saat dievakuasi dari lokasi kecelakaan, kemarin. (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RUSAK PARAH: Mobil Isuzu Turbo pengangkut uang bernopol B 1670 UKX saat dievakuasi dari lokasi kecelakaan, kemarin. (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BANYUMANIK – Sebuah mobil perusahaan jasa pengisian ATM (anjungan tunai mandiri) terlibat kecelakaan karambol di Jalan Tol Tembalang Km 12, tepatnya arah exit tol ADA Banyumanik, Semarang, Selasa (11/8) sekitar pukul 10.00 kemarin. Kecelakaan melibatkan empat kendaraan di jalur yang sama. Akibatnya, sopir mobil pengangkut uang tersebut, Chandra Aditiyas Lumentut, 21, warga Candi Persil No 401 Semarang, dan seorang anggota Brimob Polda Jateng terluka parah, dan dilarikan ke RS Banyumanik Semarang. Sedangkan kondisi mobil Isuzu Turbo bernopol B 1670 UKX milik PT Kelola Jasa Artha (Kejar) yang ditumpangi kedua korban mengalami rusak parah.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang di lokasi kejadian menyebutkan, mobil pengangkut uang tersebut melaju dari arah Kota Semarang melintasi Tol Tembalang. Saat tiba di lokasi kejadian atau arah exit tol ADA Banyumanik, tiba-tiba mobil Isuzu Turbo warna biru tua itu oleng dan kehilangan kendali hingga menabrak bagian belakang truk bermuatan batu bata bernopol H 1448 VS yang dikemudikan Agus Triwijayanto, 27, warga Kalipucang Kulon RT 7 RW 4, Jepara. Truk tersebut melaju dari arah yang sama.

Terjadilah benturan keras, hingga mengakibatkan truk terpental kurang lebih 10 meter sebelum akhirnya menghantam sebuah mobil boks Colt Diesel H 1448 PS yang dikemudikan Mulyono, 49, warga Secang, Magelang. Mobil boks bermuatan cat dempul itu pun terpental.

Tidak hanya itu, mobil pengangkut uang tersebut terpelanting ke arah kanan hingga dihantam sebuah bus yang melaju kencang dari arah belakang. Namun bus yang belum diketahui identitasnya tersebut langsung tancap gas kabur.

Sopir truk bermuatan batu bata, Agus Triwijayanto, mengaku kaget. Saat itu, dia melaju dalam kecepatan standar, kurang lebih 80 km/per jam. ”Tiba-tiba terjadi benturan keras sekali di bagian bak truk sebelah kanan. Truk saya terpental, kemudian menghantam mobil boks yang posisinya berhenti di tepi jalan bagian kiri,” ungkap Agus.

Dikatakan Agus, setelah terjadi benturan keras, mobil pengangkut uang tersebut terpental ke arah kanan. ”Kemudian saat bersamaan, mobil pengangkut uang itu ditabrak sebuah bus dari arah belakang. Busnya langsung kabur,” katanya.

Menurut Agus, mobil pengangkut uang tersebut mengalami pecah ban depan bagian kiri. Akibatnya, sopir tidak mampu mengendalikan mobilnya. ”Tadi saya lihat, bannya pecah,” ungkapnya yang mengaku berangkat dari Jepara hendak mengirim batu bata ke daerah Jalan Sukun, Banyumanik.

Mulyono, sopir mobil boks mengatakan, saat kejadian, dirinya sedang berhenti di tepi jalan untuk mengecek ban. ”Saya sedang berhenti dalam posisi mesin menyala. Kernet saya sedang mengecek ban. Tiba-tiba dengar suara gesekan dan benturan keras,” akunya.

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Pungky Buwana Santoso mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. ”Dua korban, yakni pengemudi mobil pengangkut uang dan seorang anggota Brimob Polda Jateng yang mengalami luka masih dirawat di rumah sakit. Anggota Brimob tersebut melakukan pengawalan,” katanya.

Pihaknya mengaku masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kecelakaan secara pasti. Ia juga belum bisa memastikan terkait apakah kecelakaan itu disebabkan ban pecah. ”Masih kami selidiki, apakah ban pecah itu terjadi sebelum kecelakaan atau setelah terjadi kecelakaan. Pengemudi masih dirawat di rumah sakit, sehingga belum bisa dimintai keterangan,” ujarnya.

Sejumlah petugas dari Jasa Marga Semarang, Patroli Jalan Raya (PJR) Satlantas Polrestabes Semarang tampak meminta keterangan sejumlah saksi. Mobil pengangkut uang dan truk pengangkut bata yang mengalami ringsek dievakuasi menggunakan mobil derek. Sedangkan uang milik bank yang mencapai ratusan juta dan sedianya untuk mengisi sejumlah ATM dilansir menggunakan mobil bantuan dari pihak perusahaan. (amu/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -