Sekdes Bantar Kulon Diperiksa 8 Jam

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DIPERIKSA : Sekdes Bantar Kulon, Lebakarang, saat diperiksa Kasie Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kajen, Rabu (12/8) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIPERIKSA : Sekdes Bantar Kulon, Lebakarang, saat diperiksa Kasie Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kajen, Rabu (12/8) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Kejaksaan Negeri (Kejari) Kajen Kabupaten Pekalongan giliran memeriksa Sekretaris Desa (Sekdes) Bantar Kulon, Kecamatan Lebakbarang, Rohmani, selama delapan jam, Rabu (12/8) kemarin. Setelah sebelumnya memeriksa Tabiin, 49, mantan Kepala Desa (Kades) Bantar Kulon terkait dugaan penyelewengan dana Palagara, penggunaan lahan desa dan lahan pemerintah dalam pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di desa tersebut.

Usai diperiksa Rohmani mengatakan bahwa dirinya sudah menjelaskan kepada Kejari bahwa tanah milik desa dan tanah negara di Desa Bantar Kulon, Kecamatan Lebakbarang telah disewakan kepada PT Hidro Rizki Ilahi (HRI) selaku pengelola PLTMH. Namun terkait dana Palagara sebesar Rp 500 juta, dirinya tidak mengetahui persis penggunaannya, karena uang tersebut dipegang oleh mantan kades, bukan diserahkan ke kas desa.

“Siapa saja penerima dana Palagara Rp 500 juta, saya tidak tahu persis. Tanah milik desa pun disewakan, bukan diperjualbelikan seperti yang dituduhkan,” kata Rohmani, tanpa mau memberikan komentar lebih dengan alasan lelah.

Keterangan tersebut selaras dengan keterangan Tabiin, bahwa uang Palagara sebesar Rp 500 juta masuk ke rekening pribadi dan telah dibagikan ke semua perangkat Desa Bantar Kulon. Dan memang tidak masuk ke kas desa.

“Uang sebesar Rp 500 juta dibagikan kepada sejumlah pihak yang berkepentingan dalam proyek tersebut dan tidak saya nikmati sendiri,” kata Tabiin kesal saat dikonfirmasi.

Sedangkan Camat Lebakbarang, Yuhanto, yang sebelumnya telah diperiksa oleh Kejari membantah bahwa dirinya telah menerima aliran dana Palagara.

Menurutnya, permasalahan ruislag tanah kas desa dan Palagara ada di tangan perangkat desa sebelumnya dan sudah dilaksanakan musyawarah pada 19 September 2013 kemarin dengan mengetahui camat.

“Pengajuan persetujuan ruislag tanah desa dan tanah negara sudah berjalan dan sudah mengetahui gubernur dengan tembusan ke kementrian. Tanah kas desa luas keseluruhannya 2630 meter2, namun yang digunakan hanya 1.525 meter2 milik Desa Bantarkulon. Sedangkan saat ini sudah diganti seluas 2.000 meter2 lebih dan itu tak ada permasalahan di desa,” jelas Yuhanto.

Sementara itu, Kasie Pidsus Kejari Kajen, Nyoman Suji Agustina Aryata membenarkan bahwa Kejari telah memeriksa Sekdes Desa Bantar Kulon selama delapan jam, terkait penyelewengan dana Palagara, penggunaan lahan desa dan lahan pemerintah dalam pembangunan proyek PLTMH di desa tersebut. “Dari pemeriksaan terhadap beberapa saksi, ada penyalahgunaan tanah desa dan milik negara yang digunakan secara ilegal, disamping korupsi dana Palagara sebesar Rp 500 juta,” tegas Nyoman Suji. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -