Tetap Menjaga Persatuan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KENDAL – Wakil Bupati Kendal Mukhammad Mustamsikin gagal untuk bisa maju sebagai cabup, karena tidak mendapatkan rekomendasi dari parpol. Meski begitu, ia tetap mengajak masyarakat Kendal agfar bisa menjaga persatuan dan kesatuan terutama menjelang pilkada desember mendatang.

“Baik dalam kehidupan sosial, kebersamaan sangat diperlukan antar umat beragama, karena akan memberikan dampak positif baik pada diri kita maupun lingkungan. Yakni dengan c ara memberikan rasa kebersamaan yang tinggi dan kasih sayang antar sesama manusia,” kata Mustamsikin disela acara silaturohim antara Forkompimda, tokoh agama, pemuda lintas agama dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kendal di Aula Kantor Kecamatan Ngampel, kemarin.

Ia menambahkan, dengan semangat kebersamaan dan saling mengasihi, maka api peselisihan, pertengkaran, permusuhan, tak akan ada. Kebersamaan dengan cara menjunjung tinggi toleransi merupakan solusi agar tidak terjadi perpecahan dalam mengamalkan agama. Dikap bertoleransi harus menjadi suatu kesadaran pribadi yang harus dibiasakan dalam wujud interaksi sosial. “Dengan begitu secara otomatis akan terwujud daerah yang tentram, kondusif dan juga damai disemua lini,” imbuhnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Kendal, Yeni Andriyani mengatakan, perdamaian antar penganut agama hanya bisa terjadi jika masing-masing pihak menghargai pihak lain. Yakni menjalankan sikap toleransi beragama, bahwa setiap penganut agama boleh menjalankan ajaran dan ritual agamanya dengan bebas dan tanpa tekanan. “Oleh karena itu, toleransi beragama harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh silaturahmi dan menerima adanya perbedaan. Dengan ini, akan terwujud perdamaian, ketentraman, dan kesejahteraan,” katanya.(bud/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -