Dorong Upaya Revitalisasi KB

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DEMAK- Para tokoh masyarakat lintas agama yang tergabung dalam Forum antar Umat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan (Fapsedu) merasa prihatin dengan penanganan masalah kependudukan. Sebab, dari sisi kuantitas, kualitas maupun persebaran penduduk dari tahun ke tahun terus meningkat. Karena itu, Fapsedu berupaya turut andil dalam mengendalikan jumlah penduduk, utamanya di wilayah Demak. Mereka pun mendukung sepenuhnya program KB yang digalakkan Pemkab Demak.

Sekretaris Fapsedu Demak, HM Zainuri Mawardi, mengungkapkan, terbitnya UU Nomor 52 Tahun 2009 menunjukkan keseriusan pemerintah untuk mengurusi masalah kependudukan. Lewat UU itu pula, BKKBN yang dulu hanya badan koordinasi KB, kini menjadi badan kependudukan dan keluarga berencana nasional.

“Karena itu, untuk menurunkan total fertility rate (TFR) harus ada upaya komprehensif dan terpadu mulai pemerintah pusat hingga daerah dalam merevitalisasi pelayanan KB,”kata Zainuri didampingi Wakil Ketua Abdulah Syifa’ di sela kegiatan Fapsedu di Bapermas KB, kemarin.

Menurutnya, program KB tidak hanya untuk mengurangi jumlah kelahiran, namun juga untuk meningkatkan SDM. Jumlah penduduk Demak mencapai 1,05 juta jiwa dengan sex ratio 98,6, yakni laki-laki 523.984 jiwa dan perempuan 531.595 jiwa. Sedangkan, laju pertumbuhan penduduknya (LPP) mendekati angka satu persen yaitu 0,82 persen per tahun. “LPP tertinggi di Kecamatan Mranggen yakni 2,39 persen per tahun dan terendah di Kecamatan Wedung yakni 0,56 persen per tahun. Angka LPP ini lebih rendah dari nasional (1,49) dan sedikit lebih tinggi dari Jateng (0,37),” paparnya. (hib/aro)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -