Oknum Auditor Pajak Ditahan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terjaring razia oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng resmi ditahan. Penahanan tersebut dilakukan setelah penyidik BNNP Jateng menetapkannya sebagai tersangka, Kamis (13/8) kemarin.

Tersangka diketahui bernama Setya AJi Wijayanto, 37, warga Jalan Merdeka Utara B/12, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Ia merupakan PNS yang bekerja sebagai auditor pajak dan berkantor di GKN Kota Semarang.

Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol Amrin Remico, mengatakan bahwa penetapan tersebut berdasarkan hasil tes urine yang positif. Kemudian ditemukan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 0,64 gram. Barang haram tersebut berada di dalam tas tersangka.

”Berdasarkan barang bukti dan hasil tes urine, ditambah hasil pemeriksaan, kami langsung menetapkan sebagai tersangka. Saat ini, masih kami kembangkan lagi,” katanya saat dikonfirmasi Kamis (13/8) kemarin.

Dalam kasus tersebut, tersangka dijerat pasal 127 juncto Pasal 111 juncto Pasal 112 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Pasal tersebut menerangkan terkait menguasai dan memiliki narkotika.

Seperti diketahui, PNS tersebut terjaring razia yang digelar oleh BNNP Jateng di sebuah tempat karaoke Virgo, Jalan Diponegoro, Semarang. Selain tempat tersebut, razia yang digelar pada Selasa (11/8) malam sampai Rabu (12/8) dini hari tersebut juga menyasar dua tempat karaoke di Gayamsari dan Semarang Selatan.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jawa Tengah, AKBP Suprinarto, mengatakan bahwa dalam razia tersebut sekitar 200 pengunjung karaoke diminta melakukan tes urine. Selain seorang PNS, petugas juga mendapati seseorang yang diduga terindikasi narkoba. Namun setelah diperiksa ternyata habis minum obat flu. ”Satu lainnya setelah didalami ternyata negatif,” pungkasnya. (har/jpnn/ida/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -