Oknum PNS Terancam Dipecat

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SALATIGA- Seorang oknum PNS Kota Salatiga saat ini status kepegawaiannya di ujung tanduk. Pasalnya, dia dicurigai telah memalsu data diri untuk kepentingan pribadinya, yakni menikah lagi meski sebelumnya telah memiliki istri yang masih resmi dan sah.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, kasus ini berawal saat oknum tersebut menikahi secara resmi perempuan idamannya di daerah Bawen, Kabupaten Semarang. Saat mengurus administrasi pernikahan tersebut, ia mengaku sebagai duda dan dilengkapi dengan surat keterangan yang mendukung statusnya.

Saat istri barunya ini hamil, oknum ini malah menghilang dari rumahnya di Bawen. Hal itu membuat kebingungan keluarganya, dan memutuskan untuk mencarinya sampai ke Salatiga. “Namun justru terkejut karena mendapati fakta jika suaminya ternyata masih berstatus menikah resmi,” jelas salah satu sumber di pemkot kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Istri pertama yang di Salatiga juga tidak kalah kagetnya dengan pengakuan istri baru suaminya tersebut. Akhirnya, kejadian ini dilaporkan kepada atasan pelaku di Salatiga dan laporan sudah diteruskan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk diselidiki. “Beberapa pihak telah dimintai keterangan oleh dinas terkait dan nantinya akan diperiksa lagi oleh BKD,” katanya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Salatiga, Adi Isnanto, saat dikonfirmasi membenarkan jika pihaknya mendapatkan informasi mengenai dugaan pemalsuan data tersebut. Namun laporan yang diterima masih lesan dan saat ini masih diperiksa di dinas yang bersangkutan. “Kami baru dilapori secara lisan dari dinas tempat yang bersangkutan bekerja. Saat ini masih diperiksa di sana,” jelas Adi Isnanto melalui telepon pribadinya.

Lebih jauh Adi Isnanto menuturkan, jika sanksi untuk pelanggaran itu sangat berat yakni pemecatan. “Jika nantinya benar – benar terbukti memalsukan data dan surat – surat untuk menikah lagi ya hukuman disiplin berat, yakni diberhentikan dengan tidak hormat,” tandas pria yang akrab dengan wartawan tersebut.(sas/aro)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -