Pendapatan Ditargetkan Meningkat Rp 102 Miliar

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PENANDATANGANAN : Bupati Pekalongan, Amat Antono, saat melakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan KUPA/PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2015 dan Persetujuan Bersama atas Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Pekalongan, kemarin. (TAUFIK HIAYAT/JAWAPOS RADAR SEMARANG)
PENANDATANGANAN : Bupati Pekalongan, Amat Antono, saat melakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan KUPA/PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2015 dan Persetujuan Bersama atas Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Pekalongan, kemarin. (TAUFIK HIAYAT/JAWAPOS RADAR SEMARANG)

KAJEN–Pendapatan tahun 2015 Kabupaten Pekalongan ditargetkan meningkat sebesar Rp 1.688.506.494.593 (Rp 1,6 triliun) atau bertambah 6,43 persen setara dengan Rp 101.984.897.616 (Rp 101 miliar) pada APBD Perubahan 2015 ini. Peningkatan tersebut berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 250.538.145.521 (Rp 250 milia); Dana Perimbangan sebesar Rp 986.063.368.095 (Rp 986 miliar); dan Lain-lain Pendapatan yang Sah sebesar Rp 451.904.980.977 (Rp 451 miliar).

Hal tersebut terungkap dalam sambutan Bupati Pekalongan, Amat Antono pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan KUPA/PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2015, dan Persetujuan Bersama atas Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Pekalongan, Nomor 1 Tahun 2014 tentang Penataan, Pembinaan, dan Pengawasan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern menjadi Perda, di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Rabu (12/8) kemarin.

Penandatanganan Nota Kesepakatan dan Persetujuan Raperda tersebut, dilakukan oleh Bupati Antono dan Ketua DPRD Hj Hindun dan Wakil Ketua DPRD Nunung Sugiantoro. Dengan disaksikan Muspida, para anggota DPRD, dan seluruh kepala SKPD se-Kabupaten Pekalongan serta tamu undangan lain.

Bupati Antono mengatakan bahwa APBD 2015 setelah perubahan direncanakan sebesar Rp 1.825.991.844.436 (Rp 1,825 triliun) atau bertambah Rp 218.626.772.015 (Rp 218 miliar) atau 13,60 persen. Sehingga akan terjadi defisit anggaran sebesar Rp 137.485.349.843 (Rp 137 miliar) dan defisit ini akan dipenuhi melalui pembiayaan netto.

Menurutnya untuk anggaran pembiayaan terdiri atas Penerimaan Pembiayaan dan Pengeluaran Pembiayaan. Dimana, Penerimaan Pembiayaan tahun 2015 setelah perubahan direncanakan sebesar Rp 144.141.874.399 (Rp 141 miliar) atau naik sebesar Rp 116.641.874.399 (Rp 116 miliar) atau 424,15 persen, yang berasal dari pos Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2014 dan Penerimaan Kembali Investasi Dana Bergulir.

Sedangkan Pengeluaran Pembiayaan Tahun 2015, setelah perubahan direncanakan sama dengan penetapan yaitu sebesar Rp 6.656.524.556 (Rp 6,656 miliar). Dengan demikian, maka Pembiayaan Netto setelah perubahan menjadi Rp 137.485.349.843 (Rp 137 miliar).

“Dari struktur Anggaran Pendapatan Daerah, Belanja Daerah dan Pembiayaan Daerah sebagaimana tersebut diatas maka secara riil terdapat defisit Rp 0 atau Nol Rupiah,” jelas Bupati Antono.

Bupati Antono juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengevaluasi kinerja dari semua Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD), agar dalam menggunakan anggaran tepat guna dan tepat sasaran disamping efisiensi. “Sehingga anggaran yang telah digunakan, akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan,” tegas Bupati. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -