Kekompakan Guru dan Orang Tua Murid dalam Lomba 17-an

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

ADU KOMPAK:  Tim para guru dari TK-SMA Al Azhar 14 melawan para jamiyyah atau komite sekolah dalam lomba 17-an di Al Azhar Tembalang, kemarin. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ADU KOMPAK: Tim para guru dari TK-SMA Al Azhar 14 melawan para jamiyyah atau komite sekolah dalam lomba 17-an di Al Azhar Tembalang, kemarin. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kemeriahan perayaan Hari Kemerdekaan RI Ke-70 terus bergulir. Warga Kota Semarang seakan tak ingin menyia-nyiakan momen tahunan ini dengan hanya berpangku tangan. Mulai dari tingkat kampung, instansi pemerintahan, swasta, hingga lingkungan sekolah, mengisi Hari Kemerdekaan dengan berbagai macam perlombaan. Seperti yang dilakukan Yayasan Sekolah Al Azhar 14.

Demi menjaga tali silaturahmi sekaligus kekompakan, para guru dari tingkat TK-SMA Al Azhar 14 Tembalang, menantang para jamiyyah atau komite sekolah, orang tua murid, dalam lomba 17-an di pelataran sekolah tersebut, Jumat (14/8) kemarin. Jika biasanya lomba 17-an sarat dengan lomba para bocah, kini giliran para orang tua yang adu taji memainkan permainan anak-anak. Sebut saja lomba kelereng, estafet air, dan paduan suara.

Yang paling menarik ketika terjadi persaingan di nomor estafet air. Satu tim yang terdiri atas 10 orang berbaris ke belakang. Mereka harus memindahkan air dengan gelas plastik secara estafet. Hanya saja, cara mengoper air tersebut harus lewat atas kepala dan tidak boleh menengok ke belakang. Praktis, tidak sedikit dari mereka yang justru menuang air ke punggungnya sendiri lantaran tidak tahu apakah rekan setinnya sudah siap menampung atau belum.

Dalam lomba ini, yang mengumpulkan paling banyak, tim tersebut berhak mengangkat hadiah yang telah disediakan. ”Setiap lomba akan dipilih tiga pemenang. Masing-masing berhak mendapatkan hadiah berupa bingkisan senilai Rp 400 ribu untuk juara 1, Rp 300 ribu juara 2, dan Rp 200 ribu juara 3,” ungkap Ketua Jamiyyah SMP Al Azhar 14 Rachmasari.

Dia menjelaskan, ini merupakan kali pertama lomba yang melibatkan guru dan jamiyyah. Karena animonya begitu hebat, pihaknya akan mengagendakan lomba ini saban tahun. ”Baru tahun ini ada lomba yang mempertandingkan antara guru dan jamiyyah. Pesertanya cukup banyak dan kompak. Ada 6 tim yang masing-masing diisi 10 peserta. Biasanya hanya lomba anak-anak saja. Kami berencana akan mengagendakan lomba ini setiap tahun untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI,” ucapnya.

Sementara itu, Humas Al Azhar 14 Tatik Sri Hartati menambahkan, dana yang digunakan untuk lomba kali ini merupakan murni 100 persen dari yayasan. ”Tahun ini, kami tetap mempertandingkan yang tingkat siswa. Ada makan kerupuk, paduan suara, nulis artikel, baca puisi, hulahop, dan futsal,” tegasnya.

Penjabat (Pj) Wali Kota Semarang Tavip Supriyanto memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memeriahkan rangkaian Hari Kemerdekaan RI Ke-70 ini dengan semarak. Mulai dari tingkat kampung hingga di lingkungan sekolah menggelar kegiatan perlombaan yang sifatnya dapat memupuk rasa nasionalisme dan kebersamaan. ”Sudah selayaknya Hari Kemerdekaan RI disambut secara meriah. Mari kita terus semarakkan Hari Kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif dan dapat meningkatkan nasionalisme,” harapnya. (amh/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -