Wisatawan Menurun Akibat Kemacetan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

HALAL BIL HALAL- Bupati Semarang, Mundjirin saat halal bil halal bersama pengurusn PHRI Kabupaten Semarang di Ambarawa (DOK)
HALAL BIL HALAL- Bupati Semarang, Mundjirin saat halal bil halal bersama pengurusn PHRI Kabupaten Semarang di Ambarawa (DOK)

AMBARAWA – Kemacetan lalulintas yang kerap terjadi di Bandungan, Kabupaten Semarang, menjadi salah satu penyebab menurunya tingkat hunian hotel dan kunjungan wisata di kawasan wisata Bandungan. Sebagai salah satu upaya, Persatuan Hotel Restauran Indonesia (PHRI) Kabupaten Semarang meminta semua pihak termasuk Pemerintah Kabupaten Semarang untuk melakukan penataan agar tidak ada kesemrawutan lalulintas.

“Tingkat okupansi libur lebaran lalu hanya 80 persen. Masih banyak kamar-kamar yang kosong. Salah satu penyebabnya kondisi lalulintas di Bandungan yang macet, sehingga masyarakat malas datang ke Bandungan,” kata Ketua BPC-PHRI Kabupaten Semarang, Sumardi Darmaji, usai acara halal bil halal BPC PHRI di Ambarawa, kemarin.

Acara halal bil halal tersebut dihadiri seluruh pengurus dan anggota BPC-PHRI Kabupaten Semarang dan juga Bupati Semarang Mundjirin beserta jajarannya. Sumardi Darmaji menambahkan, kegiatan dengan tema “Kita Tingkatkan Kebersamaan Antar Anggota PHRI Kabupaten Semarang” diharapkan dapat menciptakan semangat gotong royong antar pemilik hotel dan restauran dalam mengatasi permasalahan yang ada.

“Kegiatan seperti ini tujuannya menjalin komunikasi. Sehingga ada semangat kebersamaan untuk dalam menata kawasan disekitarnya agar lebih bagus dan teratur. Termasuk upaya menata agar laulintas lancar. Sehingga wisatawan betah berkunjung ke sini,” tambahnya.

Bupati Semarang Munjirin menyampaikan agar para pengusaha dapat meningkatkan pelayanan serta menjaga lingkungan di sekitarnya. Sebab, potensi di Bandungan sangat besar, sehingga membutuhkan peran semua pihak untuk terus meningkatkan wisatawan di lokasi tersebut. (tyo/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -