20.222 Jiwa Kekurangan Air Bersih

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KENDAL – Setidaknya sekitar 20.222 warga lima kecamatan di Kabupaten Kendal kekurangan air bersih. Kondisi ini terjadi akibat musim kemarau yang cukup panjang dan mulai menipisnya sumber air. Tercatat ada sekitar 14 desa di 5 kecamatan Ringinarum,Patean,Pegandon,Cepiring dan Ngampel kekurangan air bersih. Pemerintah Kabupaten Kendal dan sejumlah pihak sudah memberikan bantuan, tapi ternyata masih belum bisa mengatasi masalah tersebut.

“Ada tujuh desa di Kecamatan Ringinarum mencapai 6.150 jiwa, tiga desa di Kecamatan Patean mencapai 2.894 jiwa, satu desa di Kecamatan Pegandon 1.483 jiwa. Selain itu, dua desa di Kecamatan Cepiring 7.000 jiwa serta satu desa di Kecamatan Ngampel 2695 jiwa,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Kendal, Paul Simamora melalui Kabid Logistik Slamet.

Ia menambahkan, pihaknya sudah melakukan dropping air ke beberapa wilayah yang kekurangan air bersih. Namun usaha yang dilakukan terasa belum maksimal lantaran pihak BP Kabupaten Kendal hanya memiliki satu armada yang mampu mengangkut 5000 liter air. Sementara PDAM Kendal yang punya dua unit tangki harus tetap melayani kebutuhan pelanggan. ” Damkar dan PDAM hanya standby saja, sebab tugas mereka pun banyak. Jelas kami tidak mau ambil resiko,” imbuhnya.

Salah satu warga, Kasmadi,45 mengaku selama kekeringan yang terjadi hampir 4 bulan ia terpaksa harus membeli air yang harganya Rp 2 ribu per jerigen. ” Air dibeli untuk kebutuhan sehari-hari, hal ini terpaksa dilakukan karena sumur dan sumber air yang ada kering,” keluhnya.

Sementara itu Direktur III PT Pegadaian Persero, Feri Febriyanto menjelaskan jika selama masa kekeringan pihaknya menjelaskan jika sebenyak 136 tangki air diberikan ke empat desa yang ada di Kecamatan Ngampel diantaranya di Desa Rejosari, Ngampel Barat, Ngampel Timur, serta Kebonagung. Ia menambahkan jika bantuan akan dilaksanakan secara bertahap dan akan berkordinasi dengan pemerintah setempat. ” Selain di Kendal, bantuan juga diberikan di Blora, Purwodadi, Purwokerto, Temanggung, Purbalingga, Wonogiri dan Kabupaten Tegal. Satu Kabupaten akan dikirim bantuan air bersih sebanyak 136 truk tangki dan disebar ke wilayah yang kesulitan mendapatkan air bersih,” katanya.(den/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -