Ribuan Nelayan Menganggur

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PERBAIKI JARING: Aktivitas para nelayan di Pekalongan yang tak bisa melaut karena tak mengantongi SIPI dan terkendala ombak besar. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERBAIKI JARING: Aktivitas para nelayan di Pekalongan yang tak bisa melaut karena tak mengantongi SIPI dan terkendala ombak besar. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN- Ribuan nelayan di Pekalongan dan sekitarnya terpaksa menganggur. Pasalnya, mereka belum mengantongi Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI).

Ketua Asosiasi Pursuine Indonesia Pekalongan, Mofid, mengatakan, anggotanya ada 100-an pemilik kapal. Namun hingga kini sekitar 40 persen tidak bisa melaut. Penyebabnya, lantaran terhambatnya perpanjangan SIPI kapal ikan.

“Anggota kami ada yang 6 -7 bulan belum melaut. Padahal satu kapal bisa terisi rata-rata 35 orang. Sehingga semuanya dipastikan mengganggur,” kata Mofid kepada Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (16/8).

Ia juga mempertanyakan pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 14 Agustus lalu. Yang mana akan menambah kapal tangkap ikan lagi.

“Buat apa menambah kapal, yang sudah ada saja tidak diberik izin. Saya kira antara Menteri Kelautan dan Perikanan dengan presiden tidak ada komunikasi,” ujarnya.

Bendahara Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Pekalongan, Imamenu, mengungkapkan, sulitnya perizinan tersebut berimbas pada banyaknya kapal di atas 30 gross ton atau GT tidak bisa melaut.

Imammenu menjelaskan, terdapat 20-an kapal yang tidak melaut, padahal dalam setiap kapal 30 GT tersebut ada sekitar 45 orang nelayan. Selain masalah perizinan, para nelayan dengan kapal kecil juga terkendala ombak besar yang melanda laut Jawa. Jika nekat melaut, takut bahaya mengancam. Sehingga membuat sebagian besar nelayan cuma menyambung hidup dengan memperbaiki jaring atau bahkan beralih profesi.

“Kami berharap agar pengurusan SIPI dipermudah. Sebab jika dipersulit dikhawatirkan malah akan membuat bisnis perikanan di Kota Batik terpuruk,” tuturnya.

Hal tersebut terkait keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan yang tidak lagi memperpanjang aturan moratorium terhadap kapal ikan dengan bobot lebih dari 30 gross ton.

Imam menjelaskan, banyak nelayan yang kini takut melaut, karena pasti akan tertangkap petugas dari KKP ataupun TNI. Sebab surat-surat perizinan belum diperpanjang. (han/aro)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -