Uskup Agung Berkati Patung Bunda Maria Asumpta

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MEGAH: Patung Maria Assumpta yang dibangun memadati komplek Gua Maria Kerep Ambarawa (GMKA). (DOK)
MEGAH: Patung Maria Assumpta yang dibangun memadati komplek Gua Maria Kerep Ambarawa (GMKA). (DOK)

UNGARAN – Sekitar sepuluh ribu jemaat Katolik, kemarin, memadati komplek Gua Maria Kerep Ambarawa (GMKA), di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang. Mereka dengan khusyuk mengikuti rangkaian perayaan ekaristi dan perarakan lilin dalam rangka HUT Gua Maria Kerep Ambarawa (GMKA) ke-61 sekaligus pemberkatan patung Maria Assumpta yang berada di kompleks GMKA tersebut.

Uskup Agung Semarang Mgr. Johannes Pujasumarta didampingi tujuh uskup dari daerah lainnya memimpin perayaan ekaristi dan pemberkatan patung Bunda Maria tertinggi di Asia Tenggara itu. Dengan menaiki kren, Uskup Agung naik ke atas patung yang total ketinggiannya 42 meter, dengan rincian tinggi pilar 13 meter dan tinggi patung 29,30 meter. Uskup kemudian memercikan air suci sebagai prosesi pemberkatan. Sementara itu ribuan umat yang berkerumum di bawah patung sambil membawa lilin terus mengalunkan lagu pujian dan doa untuk mengiringi prosesi pemberkatan.

“Bunda Maria adalah sosok wanita yang tegar dan teguh dalam keimanan serta selalu menjaga kedamaian di masyarakat sekitarnya. Semua orang tahu, sosok Bunda Maria merupakan simbol kesucian dan perdamaian umat manusia di dunia,” kata Uskup Pujasumarta.

Untuk diketahui, Patung Bunda Maria Assumpta dibuat tiga seniman asal Ambarawa, Kuncoro, 45, Adi Nugroho, 40 dan Agung Hartanto,38. Para seniman itu membuat Patung Bunda Maria Assumpta sejak Januari 2015 lalu. Tidak mudah membuat patung besar tersebut.

Para seniman hebat itu membuat per bagian. Setelah bagian per bagian jadi, kemudian dibuatlah pondasi dan rangka untuk menyatukan bagian per bagian tersebut. Sehingga setelah pondasi dan rangknya selesai, para seniman tersebut merangkai bagian perbagian hingga nanti terbentuk patung Bunda Maria secara utuh. Bahkan patung tersebut dinobatkan sebagai patung tertinggi di Asia Tenggara. (tyo/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -