Berdebar Tunggu Gelar Pertama

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BURU SEJARAH: SMA Sedes Sapientiae Semarang. (ADITYO DWI R/RADAR SEMARANG)
BURU SEJARAH: SMA Sedes Sapientiae Semarang. (ADITYO DWI R/RADAR SEMARANG)

LAMA MENANTI: SMA Kristen Satya Wacana Salatiga. (ADITYO DWI R/RADAR SEMARANG)
LAMA MENANTI: SMA Kristen Satya Wacana Salatiga. (ADITYO DWI R/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Ini adalah saat-saat yang mendebarkan bagi tim basket putra SMA Satya Wacana Salatiga (Lab School) dan SMA Sedes Sapientiae Semarang. Ya, kedua tim bakal berebut menorehkan sejarah sebagai champion di Honda DBL Central Java Series 2015 – North Region di mana sore ini bakal digelar final party di Knights Stadium Semarang.

Hingga tahun ke delapan penyelenggaran kompetisi bola basket pelajar terbesar di Indonesia itu di Semarang, Lab School maupun Sedes tak pernah absen berkiprah. Namun kedua tim juga sama-sama belum pernah merasakan podium juara.

Bagi Lab School, final nanti merupakan final kedua. Sebelumnya, di tahun 2014, Sunu Wicaksono dkk harus mengubur dulu asa juara, dan harus merelakan gelar champion kepada SMA Theresiana 1 Semarang dengan skor 50-63.

Hasil terbaik lain tim cowok Lab School, di tahun 2011 mereka harus terhenti di Fantastic Four dan harus merelakan tiket ke final party setelah kalah 38-56 dari SMAN 14 Semarang. “Kami sudah cukup lama menantikan gelar juara. Tahun ini saatnya kami harus sekuat tenaga meraih gelar juara termasuk di Central Java Series juga,” terang coach Aditya Krisnha Permana kemarin. “Menghadapi Sedes tentu kami sudah menyiapkan strategi lain,” lanjut Aditya.

Perjuangan Lab School menuju partai puncak tahun 2015 ini sungguh heroik. Mereka harus memainkan laga yang sangat menegangkan saat berhadapan dengan dua rival berat yaitu SMA Theresiana 1 Semarang dan SMAN 1 Jepara.

Di babak delapan besar Lab School melenggang setelah sebelumnya memaksa juara bertahan SMA Theresiana 1 Semarang takluk 38-41 melalui babak overtime. Drama berlanjut di Fantastic Four, kali ini giliran Lab School dipaksa memainkan babak overtime sebelum akhirnya menang 53-47 atas SMAN 1 Jepara.

Sementara di kubu Sedes, mengaku sudah siap mati-matian. Determinasi tinggi dan kolektifitas tim bakal kembali mereka peragakan dengan ramuan strategi duet coach Agustinus Sinasa Sudawi Songga dan Wahyu Titis.

Sebelum melangkah ke final Kevin Putra Wijaya dkk juga melalui laga-laga berat. Mereka sukses meredam ambisi comeback SMA Kolese Loyola Semarang dengan kemenangan satu bola 17-15. Kemudian perjuangan hebat juga harus dilalui Sedes di laga Fantastic Four sebelum menjinakkan tim kuat SMAN 11 Semarang dengan skor 35-44.

“Segala persiapan sudah kami lakukan dan kami yakin anak-anak bisa memberikan yang terbaik. Kami akan redam pemain kunci merekaseperti Sunu Wicaksono serta dua big man Raymond Putra Fajar dan Denny Dwi Saputra,” ungkap coach Wahyu Titis. (bas/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -