Kini, Terendus Praktik Jual Beli Proyek

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SIDAK PROYEK : Tim Kejari Kajen Kabupaten Pekalongan bersama tim ahli teknik konstruksi ketika memeriksa berkas rekanan yang sebagian besar proyek pekerjaannya dilimpahkan ke CV lain. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIDAK PROYEK : Tim Kejari Kajen Kabupaten Pekalongan bersama tim ahli teknik konstruksi ketika memeriksa berkas rekanan yang sebagian besar proyek pekerjaannya dilimpahkan ke CV lain. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Dari 48 paket pekerjaan yang dikerjakan oleh 21 rekanan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Kabupaten Pekalongan, hanya 6 rekanan yang pekerjaannya dikerjakan sendiri. Selebihnya rekanan tersebut melimpahkan pekerjaannya ke CV lain.

Kasie Pembangunan Dinas PSDA dan ESDM Kabupaten Pekalongan, Budi Susanto mengungkapkan bahwa 6 rekanan tersebut adalah CV Sina Wijaya, CV Mitra Mandiri, CV Mulya Abadi, CV Aji Jaya, CV Aji Jaya dan CV Satria Pandita. Namun demikian, hasil dari pekerjaan 6 rekanan tersebut, belum diketahui. Karena pihak Tim Penyidik Kejari Pekalongan, masih akan memeriksa sisa dari 90 proyek PSDA dan ESDM yang diduga bermasalah.

“Dari 48 proyek yang diperiksa oleh Tim Penyidik Kejari Kajen Kabupaten Pekalongan, hanya 6 rekanan yang tidak dilimpahkan ke CV lain,” katanya.

Pelimpahan ke rekanan lain tersebut, katanya, menyebabkan kualitas dan volume proyek Dinas PSDA dan ESDM tidak sebagus yang dikerjakan oleh pemilik CV sendiri. Seperti CV Mentari Pagi yang mengerjakan 7 proyek dengan nilai Rp 1,5 miliar, dua proyek lainnya di Kecamatan Kajen adalah limpahan dari CV Tunas Putra. Demikian juga dengan CV Bringin karya yang juga mendapatkan 7 proyel dan dilimpahkan ke rekanan lain.

Sementara itu, Kasie Intelijen Kejari Kabupaten Pekalongan, Selamet Haryadi mengatakan bahwa sudah seharusnya pihak rekanan tidak melimpahkan pekerjaan proyek ke rekanan lain. Karena direktur dari CV tersebut, yang telah menandatangani kontrak proyek pekerjaan dengan Dinas PSDA dan ESDM Kabupaten Pekalongan.

Terkait adanya dugaan jual beli proyek pekerjaan Dinas PSDA dan ESDM dari satu rekanan ke rekanan lain, Kejari Pekalongan masih mendalami kasusnya. Karena baru 50 persen proyek tersebut dilakukan pemeriksaan secara fisik di lapangan.

“Dari hasil temuan di lapangan, memang banyak direktur CV yang telah menerima pekerjaan proyek Dinas PSDA dan ESDM, namun tidak dikerjakan sendiri. Apakah itu dijualbelikan atau hanya mendapatkan komisi dari rekanan lainnya, masih dalam tahap penyidikan. Dalam waktu dekat semua rekanan kami panggil, untuk diklarifikasi,” tegas Selamet.

Sementara itu, 48 lokasi proyek yang telah disidak Tim Penyidik Kejari selama dua minggu, hasilnya 90 persen rekanan mengurangi volume kuantitas. Demikian juga dengan kualitas pekerjaan, jauh dari Rencana Anggaran Belanja (RAB) ketika para rekanan mengajukan permohonan pekerjaan ke Dinas PSDA dan ESDM Kabupaten Pekalongan. Bahkan, tidak sedikit kondisi fisik proyek tersebut terbengkalai dan sudah hancur karena kualitas pekerjaan yang tidak baik. Bangunan jaringan irigasi dan penguat talud sungai yang seharusnya berfungsi, kini tak dapat lagi digunakan karena buruknya pekerjaan. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -