Lab School Masih Belum Beruntung

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

LANJUTKAN DOMINASI: Tim putri SMA Theresiana 1 Semarang kembali meraih gelar champion. (ADITYO DWI R/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LANJUTKAN DOMINASI: Tim putri SMA Theresiana 1 Semarang kembali meraih gelar champion. (ADITYO DWI R/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pertarungan final basket putra Honda DBL Central Java Series 2015 – North Region di Knights Stadium kemarin benar-benar menyajikan pertarungan yang sangat menegangkan. Lagi-lagi SMA Satya Wacana Salatiga (Lab School) yang harus memperpanjang episode drama mereka musim ini.

Namun Lab School sepertinya sudah kehilangan keberuntungan, setelah sebelumnya mampu tampil fantastis di laga dramatis mengalahkan juara bertahan Theresiana di delapan besar dan tim kuat SMAN 1 Jepara di fantastic four. Kali ini Sunu Wicaksono dkk harus puas meraih hasil runner-up seperti yang diraih tahun lalu.

Sejak kuarter pertama, Sedes memang langsung tampil agresif. Fasbreak serta defense yang cukup disiplin mampu membuat Lab School kerepotan. Hasilnya kuarter pertama Sedes langsung leading 20-17. Di kuarter kedua, Sedes semakin tampil percaya diri. Strategi defense mereka juga cukup sukses mematikan ujung tombak Lab School Sunu Wicaksono. Akhirnya Sedes masih leading 31-23 di kuarter itu.

Di kuarter ketiga pertandingan semakin panas. Semangat tinggi dan prosentase field goal yang nyaris sempurna mampu ditunjukkan Lab School, hingga menyamakan skor 47-47.

Laga mencapai klimaksnya di kuarter penentu. Kedua tim menunjukkan mental baja dengan terus saling menekan. Namun keberuntungan masih berada di pihak Sedes, mereka mampu terus mendulang poin hingga akhirnya mengakhiri laga dengan keunggulan 66-62.

Kevin Putra Wijaya di kubu Sedes dan Sunu Wicaksono di kubu Lab School menjadi bintang malam kemarin. Keduanya sukses mencetak double-double. Kevin mampu mencetak 20 poin dan 11 rebound. Sementara Sunu dengan 30 poin dan 13 rebound. “Kerja keras anak-anak terbayar. Anak-anak berlatih keras, lalu mereka menunjukkan semangat yang luar biasa saat bertanding hingga mampu mengeluarkan kemampuan terbaik mereka,” terang pelatih Sedes, Wahyu Titis yang berhasil membawa pulan gelar Champion sebagai pelatih dan pemain Karangturi di musim 2009 lalu itu.

Sementara di kelompok cewek lagi-lagi tim SMA Theresiana Semarang sukses memperpanjang rekor juara mereka. tim asuhan Arief Djazuli Rahmat itu mampu menang atas SMA Sedes Sapientiae Semarang dengan skor 64-32. “Di final ini merupakan penampilan terbaik anak-anak sepanjang turnamen dan kami berhasil tampil maksimal. Mental bertanding anak-anak juga sangat luar biasa,” terang coac Arief Djazuli usai laga kemarin.

Selanjutnya baik Sedes maupun Theresiana masih harus berjuang untuk menjadi yang terbaik di Final Parti Central Java Series yang akan digelar di Sritex Arena pada 22 Agustus mendatang.

Khusus untuk Theresiana, pastinya mereka juga tidak akan melepas gelar back to back champion begitu saja seperti yang telah berhasil mereka raih dalam dua musim terakhir ini.”Kami harus tetap tampil lebih baik, karena di final Region musim lalu kami hampir saja kecolongan karena tim Solo juga bagus-bagus,” pungkas Arief. (bas/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -