Pelaku Prostitusi hanya di Denda Rp 10 Ribu

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG- Pemerintah Kota Semarang segera mengganti peraturan daerah tentang prostitusi yang hanya memberlakukan denda bagi pelaku sebasar Rp 10 ribu. Pergantian Perda itu sengaja dilakukan karena dinilai sudah tak efektif dengan kondisi sekarang.

“Isi perda lama tahun 1969 hanya sanksi yang ketangkap melakukan perbuatan prostitusi hanya bayar denda Rp 10 ribu. Itu tak sesuai dengan kondisi sekarang. Sudah tidak relevan” kata Ketua Badan pembentukan Peraturan Daerah, DPRD Kota Semarang, Suharsono, kemarin.

Saat ini badan pembentukan peraturan daerah memasukan rancangan perda penanganan pelacuran itu pada agenda program legsilasi daerah (Prolegda) 2015. Lembaga wakil rakyat Kota Semarang sudah membahas beberapa kali termasuk melibatkan LSM akademisi dengan beragam aspek terakit.“Kami utamakan kenyamanan masyarakat jadi jaminan agar penyakit masyarakat berupa prostiitusi bisa diatasi di kota Semarang, prostitusi itu salah satu penyakit masyarakat jadi harus dituntaskan,” kata Suharsono. Upaya untuk membebaskan Kota Semarang dari kegiatan prostitusi itu dilakukan dengan mengatur pembubaran sejumlah titik lokalisasi secara bertahap.

Draf yang hendak ditetapkan menjadi Perda itu tak langsung menutup lokalisasi namun dilakukan tahapan perencanaan yang efektif mengenai dampak dan solusi bagi pelaku yang selama ini menjadikan pelacuran sebagai profesi. Menurut Suharsono, keberadaan prostitusi dengan lokalisasi yang ada itu tergantung sikap kepala daerah.

Ia mencontohkan sikap kepala daerah untuk menutup usaha penyakit masyarakat itu bisa dilakukan bila ada ketegasan seperti dilakukan Wali Kota Risma di Surabaya.

Tercatat rancangan perda prostitusi yang hendak ditetapkan untuk Kota Semarang itu memberi batas kesempatan beroperasi lima tahun. Dalam pelaksanaanya pelaku akan dibekali pelatihan inisiatif usaha yang lebih baik, kebijakan itu dinilai solusi terbaik bagi pemerintah Kota Semarang yang bertangung jawab terhadap publik.

Koordinator Griya Asa, sebuah lembaga swadaya yang mendampingi pelaku prostitusi di kawasan Sunan Kuning Kota Semarang, Ari Istiadi menyambut baik rancangan perda yang membubarkan lokalisasi secara bertahap. Menurut dia, perda itu diharapkan mampu mengentaskan pelaku di dunia prostitusi yang selama ini justru jadi tumpuan hidup.

“Pelaku merasa nyaman dengan pendapatan dari menjajakan bisnis hiburan,” kata Ari.

Ia menjelaskan kenyamanan pelaku protitusi di lokalisasi itu sudah dibatasi hanya bekerja tak lebih dari tiga tahun. “Tapi nyatanya mereka masih enggan pergi meski lebih dari tiga tahun di sini,” kata Ari.

Minat pekerjaan prostitusi di kawasan Sunan Kuning justru semakin banyak saat pemerintah ingin menutup usaha itu. Bahkan upaya melatih mereka untuk alih profesi semakin sulit, karena merasa lebih nyaman dengan pekerjaan yang bisa menghasilkan uang cepat dan lebih mudah.

Kondisi itu menjadi hambatan program pemerintah yang ingin menjadikan pekerja seks di kawasan Sunankuning kembali mendapatkan pekerjaan yang layak, bergeser pada orientasi bisnis yang semakin mengiurkan. (zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -