Semarang Potensial Bisnis Kuliner

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TAK CUMA NYANYI: Momo Geisha memamerkan menu resto The Naked Crab miliknya di Semarang beberapa waktu lalu. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TAK CUMA NYANYI: Momo Geisha memamerkan menu resto The Naked Crab miliknya di Semarang beberapa waktu lalu. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Lama tidak muncul di layar kaca dan istirahat menelurkan album, ternyata Momo Geisha tengah getol menjajaki bisnis kuliner. Tak tanggung-tanggung, pemilik nama lengkap Narova Morina Sinaga ini langsung membuka dua resto sekaligus di Semarang dan Surabaya yang berbanderol The Naked Crab.

Momo mengaku, ambisi menerjuni bisnis kuliner ini lantaran maniak dengan semua olahan kepiting. Karena sudah mengarungi nyaris semua menu kepiting di nusantara, dia mampu melahirkan sebuah trobosan saus yang khas. Sebut saja carbonara. Saus yang biasanya digunakan untuk melumuri menu spageti ini ternyata rancak juga jika disandingkan dengan kepiting.

Keunikan lain dari restoran yang dirintis bersama beberapa rekannya ini ada pada cara penyajiannya yang tanpa piring. Menu kepiting hanya dialasi kertas minyak. Tidak semata kepiting, dalam suguhan itu juga terdapat beberapa jebis seafood lain seperti kerang dan cumi-cumi.

The Naked Crab Resto khusus menu kepiting yang terletak di Jalan Melati Timur Semarang yang dibuka Momo. Momo mengaku senang dan bangga kerana bisnis kulinernya yang pertama kali ini mendapat respons yang baik oleh warga Semarang yang dikenal hobi menyantap masakan hasil laut khususnya kepiting. “Orang Semarang itu kan hobi kuliner. Makannya daya berani langsung terjun di kota ini. Hanya saja, menurut rumor, cukup sulit menjaga eksistensi karena persaingannya sangat ketat,” tegas Momo. (amh/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -