Dana CSR PLN Kembali Dicairkan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SERAHKAN CSR : PT Perusahaan Listrik Negara/PLN (Persero) Jateng-DIJ saat menyerahkan dana CSR di Desa Ponowareng, Tulis, Batang, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SERAHKAN CSR : PT Perusahaan Listrik Negara/PLN (Persero) Jateng-DIJ saat menyerahkan dana CSR di Desa Ponowareng, Tulis, Batang, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG-PT PLN Jateng-DIJ kembali menyerahkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau bantuan dana bina lingkungan tahap II kepada warga tiga desa terdampak proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) sebesar Rp 876 juta, Rabu (19/8) kemarin. Adalah Desa Ponowareng, Karanggeneng dan Ujungnegoro, Kabupaten Batang.

Kepala Desa Ponowareng, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Darsani, mengungkapkan bahwa desanya telah menerima dana CSR dari PLN sekitar Rp 300 juta. Semuanya digunakan untuk pembangunan masjid di Desa Ponowareng. Sedangkan total biaya pembangunan masjid sekitar Rp 2,3 miliar.

“Dana CSR dari PLN tersebut telah kami belikan untuk jendela, pintu dan kubah masjid, sesuai pengajuan proposal kami sebelumnya. Kami telah menerima bantuan sebesar Rp 150 juta pada tahap pertama dan Rp 190 juta pada tahap kedua,” ungkap Darsani.

Darsani meengakui meski pihak PLN telah memberikan dana CSR untuk pembangunan masjid, namun masih ada 27 warga desanya yang saat ini masih menolak melepaskan lahannya untuk pembangunan PLTU. Sisa lahan tersebut, seluas 3 hektare masih menjadi milik warga Desa Ponowareng. Mereka masih belum mau melepaskan lahannya, meski Pemkab Batang dan Pemprov Jateng telah berulang kali melakukan sosialisasi UU Nomor 12 tentang pembebasan lahan.

“CSR PLN yang kami terima ini tidak terkait dengan pembebasan lahan PLTU, karena hingga saat ini masih ada 27 warga dengan luas lahan 3 hektare yang belum juga dijual untuk pembangunan PLTU,” kata Darsani.

Sedangkan Kepala PT PLN Area Pekalongan, Joko Tri, menjelaskan bahwa penyerahan CSR tahap kedua kepada warga terdampak PLTU yakni warga Desa Ponowareng sebesar Rp190 juta, Desa Ujungnegoro Rp 192 juta, dan Desa Karanggeneng Rp 253 juta.

Menurutnya dana CSR yang diterima warga Desa Ponowareng, Kecamatan Tulis, digunakan untuk pembangunan masjid, adapun warga Desa Ujungnegoro dan Karanggeneng untuk perbaikan jalan.

“Saat ini dana CSR yang belum diserahkan pada warga tiga desa terdampak PLTU, masih sekitar Rp125 juta. Kami akan merealisasikan dana CSR itu, sesuai pengajuan denga warga. Hanya saja, kemungkinan sisa dana CSR ini akan dimanfaatkan untuk pelatihan dan ketrampilan warga serta kesehatan,” jelas Joko.

Sementara itu, Deputi Manajer Komunikasi, Hukum, dan Adiminsitrasi PT PLN Jateng-DIJ, Wisnu Yulianto menegaskan bahwa sesuai janji direktur PT PLN, dana CSR yang akan diserahkan pada warga terdampak PLTU adalah sebesar Rp 1 miliar.

“Dana CSR ini akan dilakukan secara bertahap. Adapun tahap pertama dan kedua yang sudah dilaksanakan pada Agustus 2015 adalah sebesar Rp 876 juta. Sisanya akan kami berikan sesuai dengan usulan warga,” tegas Wisnu. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -