Lupakan Euforia Kemenangan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BIGMAN: Dessy Ardianti, forward tim cewek SMA Theresiana 1 Semarang, saat melewati hadangan pemain SMA Loyola di final north region, Selasa (18/8). Pemain bertinggi 170 cm ini akan kembali jadi andalan di final Central Java Series Sabtu (22/8). (ADITYO DWI R/RADAR SEMARANG)
BIGMAN: Dessy Ardianti, forward tim cewek SMA Theresiana 1 Semarang, saat melewati hadangan pemain SMA Loyola di final north region, Selasa (18/8). Pemain bertinggi 170 cm ini akan kembali jadi andalan di final Central Java Series Sabtu (22/8). (ADITYO DWI R/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Tim juara North Region yaitu tim cowok SMA Sedes Sapientiae Semarang dan tim cewek SMA Theresiana 1 Semarang tampaknya harus segera melupakan euforia kemenangan mereka di final party lalu. Saat ini keduanya harus langsung mempersiapkan diri menghadapi final Central Java Series 2015 versus juara South Region yang akan digelar di Sritex Arena Solo 22 Agustus mendatang.

Beban berat memang diusung oleh tim-tim juara North Region mengingat sejak digelar di lima musim terakhir mereka selalu berhasil menjadi yang terbaik di final Jateng atas tim-tim South Region.

Di musim 2010, tim cowok SMA Karangturi Semarang dan tim cewek SMA Tri Tunggal Semarang sukses meraih back to back Champion. Kemudian di musim 2011 dan 2012 Karangturi sukses mengawinkan gelar Central Java Series.

Nah, di dua musim terakhir yaitu musim 2013 dan 2014 giliran tim cowok-cewek Theresiana yang sukses meraih gelar back to back Champion. Dengan begitu, musim ini tim cewek Theresiana berkesempatan mencetak rekor Champion Central Java Series tiga kali beruntun. “Namun hal itu tentunya tidak mudah. Tim-tim South Region juga cukup bagus. Musim kemarin kami nyaris gagal meraih juara karena mendapat perlawanan yang bagus dari SMA Regina Pacis Solo,” terang pelatih Theresiana, Arief Djazuli Rahmat.

Bagaimana dengan tim cowok? Perjalan luar biasa SMA Sedes Sapientiae hingga berhasil mencetak sejarah untuk pertama kalinya meraih gelar Champion musim ini wajib mereka teruskan di final Central Java Series 2015.

Selain itu, Kevin Putra Wijaya dkk harus mampu mempertahankan peak performance seperti yang di tunjukkan di Knight Stadium kemarin. Prosentasi field goal mereka juga bisa terus membaik dari laga ke laga.

Raihan 170 poin mereka selama turnamen sudah cukup mampu menasbihkan Sedes sebagai salah satu tim tersubur musim ini meski secara teknis pelatih Wahyu Titis mengaku masih banyak hal yang harus dibenahi timnya. “Terutama di defense. Kami kemasukan 142 poin sepanjang turnamen dan itu bukan catatan yang bagus, makanya di Solo besok harus ada perubahan di sistem defense kami agar lebih baik,” beber coach Titis. (bas/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -