Norma Tak Sanggup Bacakan Pledoi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MINTA KERINGANAN: Norma Eka dan Sri Rahayu saat berkonsultasi dengan Penasehat Hukumnya di Pengadilan Tipikor Semarang. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MINTA KERINGANAN: Norma Eka dan Sri Rahayu saat berkonsultasi dengan Penasehat Hukumnya di Pengadilan Tipikor Semarang. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

MANYARAN- Majelis hakim mengambil alih pembacaan pledoi (pembelaan) dari petugas pembukuan Unit Pengelolaan Keuangan (UPK), Norma Eka, yang juga terdakwa kasus dugaan korupsi program penanggulangan kemiskinan di perkotaan (P2KP) dan PNPM Mandiri Perkotaan BKM Tlogomakmur di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (19/8).

Hal itu dilakukan majelis hakim karena Norma Eka tak kuasa membacakan pledoi dan terlihat terus menangis tak henti-hentinya dihadapan persidangan. Berbeda dengan Norma, terdakwa lainnya Sri Rahayu sedikit lebih kuat membacakan dalam membacakan pledoi, Sri Rahayu mampu membacakan pledoi hingga ahir.

”Saya sangat menyesal dan ada anak yang masih kecil sementara suami bekerja di luar kota. Anak tidak mengetahui keberadaan saya hanya bisa berkomunikasi lewat telepon. Saya berjanji tidak melakukannya lagi dan memohon kepada majelis untuk memberi hukuman seringan-ringannya,” kata pimpinan Majelis Hakim, Ari Widodo membacakan pledoi Norma.

Hal yang sama disampaikan, terdakwa Sri Rahayu yang merupakan mantan bendahara BKM Tlogomakmur mengaku menyesali perbuatanya. Sri Rahayu juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya itu dan berharap bisa segera keluar dari lembaga pemasyarakatan (Lapas) Wanita Bulu karena menjadi tulang punggung keluarga.

”Dengan segala kerendahan hati saya memohon hukuman seringan-ringannya. Ini teguran dari Allah dan saya mengakui kesalahan saya serta berjanji tidak akan mengulanginya,”kata terdakwa Sri Rahayu membacakan pledoinya.

Seperti diketahui, sebelumnya jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Semarang telah menuntut terdakwa Sri Rahayu dengan hukuman 3 tahun 10 bulan, sedangkan Norma Eko lebih rendah yakni 3 tahun 6 bulan.

JPU Zahri Aeniwati juga meminta majelis hakim yang memeriksa perkara terdakwa juga menjatuhkan denda Rp 50 juta dengan subsidair dua bulan kurungan. Jaksa menyatakan, terdakwa telah melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Bahkan, Sri Rahayu dituntut mengembalikan uang pengganti senilai Rp 134,9 juta subsidair 1 tahun dan 11 bulan. Sedangkan untuk terdakwa Norma, diminta mengembalikan uang sebesar Rp 70,7 juta subsidair 1 tahun 9 bulan kurungan.

Kasus ini mencuat setelah dana yang seharusnya untuk program P2KP dan PNPM Mandiri Perkotaan telah digunakan tidak sesuai dengan peruntukannya. Terdakwa diduga telah menyimpangkan angsuran dengan tidak membukukannya senilai Rp 75 juta selama Januari hingga September 2012. (jks/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -