Pemdes Semrawut, Dewan Tegur Bupati

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BATANG-Tujuh fraksi di DPRD Kabupaten Batang, Rabu (19/8) kemarin, menegur Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo, terkait kesemrawutan pemerintah desa (Pemdes) di Kabupaten Batang saat ini. Adalah Fraksi PDIP, PKB, Gerindra, Golkar, FPAN dan PKS, serta Fraksi Nasdem.

Hal itu terungkap saat lima fraksi memberikan tanggapan dan kritikan dalam pemandangan umum Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang dengan agenda pembahasan Raperda Tentang Penyelenggaran Pemerintahan Desa dan Raperda Tentang Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa, di ruang rapat DPRD Kabupaten Batang, Rabu (19/8) kemarin.

Juru Bicara Fraksi Gerinda, Triyanto Teong mempertanyakan kepada Bupati Yoyok tentang banyaknya kekosongan jabatan sekretaris desa (Sekdes) yang saat ini dijabat oleh pelaksana tugas dari perangkat desa masing-masing. Padahal, harusnya bupati serius memberikan perhatian khusus terhadap kekosongan jabatan sekdes tersebut. Apalagi, tidak semua penganti sekdes mampu dan mumpuni secara administrasi maupun dalam menjalankan tugas tersebut.

”Kondisi pemerintahan desa yang demikian, harus menjadi perhatian serius Pemkab Batang melalui instansi terkait dengan mengantisipasi dan menghasilkan figur yang berkulitas. Kami tidak mengharapkan adanya gesekan yang berpotensi menimbulkan konflik di desa, serta kemungkinan adanya mafia pengangkatan perangkat desa,” ungkap Triyanto Teong.

Hal serupa juga disampaikan oleh juru bicara Fraksi Demokrat, Nur Kasanah. Sekretaris Fraksi Demokrat ini meminta kepada bupati agar setiap perangkat desa yang ingin mencalonkan sebagai kepala desa (Kades), hendaknya mengajukan surat pengunduran diri terlebih dahulu dari jabatan tersebut. Sedangkan yang terjadi saat ini, banyak jabatan kades yang kosong dan diisi oleh sekdes yang dinilai warga belum mampu dan belum layak menjadi kades.

“Kami menerima keluhan dari beberapa desa yang sudah beberapa tahun tidak memiliki sekdes. Namun Pemkab tidak menanganinya dengan baik. Lantas, bagaimana efeknya apabila kedua raperda ini disahkan menjadi Perda, sedangkan bupati tidak memberikan solusi yang baik atas kekosongan tersebut,” tanya Nur Kasanah.

Junaedi, juru bicara Fraksi PDIP menegaskan bahwa harusnya bupati segera melakukan upaya penguatan dan peningkatan kapasitas desa serta aparatnya dalam pengelolaan keuangan desa. Yang memprihatinkan saat ini, banyak pemdes belum siap serta belum mampu mengelola keuangan secara baik dan akuntabel. Sehingga tidak sedikit kades yang bermasalah dengan hukum.

”Dengan memenuhi azas transparansi, akuntabel, partisipasipatif, serta dilaksanakan dengan tertib dan disiplin anggaran, maka kades tidak akan bermasalah di depan hukum. Tapi yang terjadi saat ini justru sebaliknya. Itu semua karena kesemrawutan pemdes,” tegas Junaedi.

Selain itu, fraksi-fraksi lainnya juga menyoroti tentang kerusakan jalan di desa yang hingga kini belum ada perbaikan. Banyak irigasi yang rusak hingga menyebabkan gagal panen di Kabupaten Batang. ”Fraksi Nasdem meminta agar Pemkab segera memperbaiki kerusakan infrastruktur di desa dari mulai jalan hingga irigasi,” kata Sekretaris Fraksi Nasdem, Khomidah.

Menanggapi hal itu, Sekda Pemkab Batang, Nasikhin menuturkan bahwa semua pemandangan umum fraksi-fraksi akan menjadi bahan pertimbangan dan disampaikan kepada bupati untuk dikaji lebih dalam. “Segala saran, masukan, kritik atau teguran, akan kami jadikan pertimbangan. Adapun jawaban akan disampaikan langsung oleh Bupati Yoyok, hari Kamis (20/8),”’ tutur Nasikhin. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -