Sindir Koruptor Lewat Street Art

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SENI MURAL : Para seniman sedang melukis tembok warga dengan beragam tema, termasuk menyuarakan keprihatinan atas negeri yang merdeka namun masih dijajah koruptor, Rabu (19/8) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SENI MURAL : Para seniman sedang melukis tembok warga dengan beragam tema, termasuk menyuarakan keprihatinan atas negeri yang merdeka namun masih dijajah koruptor, Rabu (19/8) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN-Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-70 diperingati dengan beragam event oleh warga Indonesia. Kali ini, seniman lukis (perupa) dan seniman jalanan (street art) di Kota Pekalongan menggelar aksi mural dengan tema anti korupsi, Rabu (19/8) kemarin.

Penyelenggara acara tersebut, Pekalongan Street Art Community melalui koordinatornya Ony Ahmad mengungkapkan bahwa acara tersebut selain untuk memperingati HUT RI ke-70, juga sebagai bentuk apresiasi dari seniman di Kota Pekalongan. Selain itu, menjadi ajang silaturahmi antara perupa dan seniman jalanan.

“Ini untuk menghomarti negeri ini. Konsep acaranya mendadak, dengan harapan agar par perupa dan seniman jalanan bisa saling silaturahmi. Selain itu,kami berharap warga yang melintas bisa turut mengapresiasi,” tuturnya.

Sebelum menggelar acara, imbuhnya, mereka sudah mengajukan izin ke berbagai pihak. Mulai yang punya bangunan, RT, RW, kelurahan maupun kepolisian setempat. “Kami bersyukur, respon warga sekitar sangat bagus. Bahkan mereka setuju temboknya digambar, tidak melulu dijadikan area komersil. Mereka malah ingin tembok-tembok di kampungnya turut digambar,” ungkapnya.

Ada sekitar 12 perupa dan 10 seniman jalanan yang hadir. Ditambah beberapa musisi jalanan yang turut menghibur dengan lagu-lagunya. Tidak hanya itu, agar semakin meriah, juga digelar lomba makan krupuk bagi puluhan seniman yang hadir saat itu. Salah satu seniman yang hadir adalah Agung Wibawa dari perwakilan Perupa Pekalongan.

“Lumayan bisa menjadi ajang refreshing. Tema lukisan yang saya buat Indonesia sudah merdeka, tapi masih dijajah bangsa sendiri yaitu koruptor,” kata Agung.

Perupa yang mengaku dulunya seniman jalanan tersebut menceritakan bahwa tema lukisan dengan gambar naga serta beberapa wajah dengan badan orang berjas rapi tapi bermuka aneh tersebut, menggambarkan negeri ini. Bahkan dirinya hanya menggunakan warna hitam saja dalam lukisannya. “Ini bentuk keprihatinan terhadap negeri ini,” tandasnya. (han/ida)

Berita sebelumyaSosial
Berita berikutnyaTiga PGOT Kabur Saat Ditertibkan Satpol PP
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -