Stok Air Bersih Tercukupi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DEMAK – Kemarau panjang yang terjadi tahun ini ternyata tidak menganggu pasokan air bersih pelanggan PDAM Demak. PDAM memastikan, kebutuhan air untuk masyarakat tetap terpenuhi dan tidak sampai kekurangan.

Direktur PDAM Demak, Qumarul Huda mengatakan, PDAM hingga kini terus mendapatkan gelontoran air baku dari bending gelapan. Dengan demikian, tidak ada kendala yang berarti dalam memenuhi air bersih tersebut. Menurutnya, ada sekitar 39.500 pelanggan PDAM diwilayah Demak. Dalam perkembangannya, tercatat ada 3.400 pelanggan baru. Paling banyak adalah pelanggan baru di wilayah Kecamatan Wedung, yakni ada sekitar 2.500 pelanggan.

Selain mencukupi warga yang berlangganan, saat musim kering ini, PDAM juga membantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk memasok air bersih ke desa-desa yang mengajukan droping air bersih akibat kekeringan. Bila dalam kondisi biasa, biaya air bersih sebesar Rp 225 ribu pertangki, maka dengan kerjasama dengan BPBD tersebut dengan pemberian subsidi, biaya air bersih untuk warga hanya Rp 186 ribu pertangki. “Kebutuhan BPBD kita penuhi untuk membantu warga yang kekurangan air bersih saat kemarau ini,”katanya, kemarin.

Qumarul Huda menambahkan, PDAM kini juga terus mengembangkan instalasi pengolahan air (IPA) di bending karet Ndero, Desa Jatirogo, Kecamatan Bonang, di Sungai Kumpulan Wedung serta di sungai avur Zebor, Demak Kota. Pengembangan IPA tersebut untuk menopang pasokan air bersih yang masih belum tercover. Di wilayah Kecamatan Wedung sendiri masih ada beberapa desa yang belum terjamah air PDAM. Antara lain, Desa Tedunan, Kendalasem, Jungsemi, Jetak (Kecamatan Wedung) dan Desa Jungpasir (Kecamatan Mijen).

Sedangkan, kecamatan yang belum ada jaringan PDAM adalah Kecamatan Gajah, Kebonagung, Dempet dan Sayung. “Kita sedang memperbaiki IPA yang kondisinya mestinya perlu penggantian. Kita juga perlu memperkuat system untuk menstabilkan pasokan air. Karena itu, kebocoran air akibat jaringan pipa yang rusak terus kita kurangi,” tambahnya. (hib/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -