Mengatasi Keragu-Raguan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Pertanyaan :
Assalamu’alaikum Bapak DR. KH. Ahmad Izzuddin, M. Ag di Radar Semarang yang saya hormati dan dimuliakan oleh Allah swt. Saya ingin bertanya mengenai masalah keragu-raguan dalam bilangan sholat, saya pernah ditanya seseorang mengenai masalah tersebut. Seandainya kita sholat, kemudian kita lupa sampai pada bilangan berapakah rakaat yang kita lakoni, maka apa yang seharusnya kita lakukan pak kiai?
Demikian pertanyaan saya, terima kasih atas penjelasan dan jawaban bapak. Wassalamu’alaikum Warahmatullah
Ali Sahadi, di Perum. Griya Lestari Semarang 085741678xxx

Jawaban :
Wa’alaikumussalam Warahmatullah Bapak Ali Sahadi di Semarang yang saya hormati dan juga dirahmati Allah swt. terima kasih atas pertanyaannya. Memang sering kali terjadi ditengah-tengah masyarakat kita, kecenderungan menyepelekan bilangan sholat. Bahkan terkadang ada orang yang memilih membatalkan sholatnya dikala mendapati kejanggalan sampai pada rakaat berapakah sholat yang telah ia kerjakan?

Dari sini perlu diketahui, dalam kaidah fiqhiyyah terdapat kaidah kubro yang berbunyi al-yaqin la yuzalu bis-syak, keyakinan tidak dapat dihilangkan oleh kebimbangan. Kaidah ini menandaskan bahwa hukum yang sudah berlandaskan keyakinan tidak dapat dipengaruhi oleh keraguan yang timbul kemudian.

Dan untuk menanggapi pertanyaan bapak Ali Sahadi diatas, perlu diketahui, apabila dalam sholat timbul keraguan mmengenai jumlah bilangan rakaat, maka yang dijadikan pedoman adalah bilangan yang minimal. Sebab bilangan inilah yang diyakini. Karena apabila yang dipilih adalah bilangan yang lebih besar, maka dimungkinkan akan timbul kesalahan dalam perhitungan. Berbeda jika jumlah minimal yang menjadi pilihan, kemungkinan salahnya menjadi tipis.

Dalam sebuah hadits riwayat Muslim ra. Rasulullah bersabda, “Apabila salah seorang diantara kalian ragu dalam sholatnya, apakah dia telah mencapai tiga atau empat rakaat? Maka hendaknya ia membuang jauh-jauh keraguan itu dan berpeganglah pada keyakinannya, kemudian sujud (sahwi)lah dua kali sebelum salam. Jika (dalam kenyataannya) ia sholat sampai lima rakaat, maka akan genaplah sholatnya. Namun bila tenyata empat, maka dua sujudnya akan membuat malu setan”.

Kemudian dalam hadits riwayat at-Turmudzi ra juga dikatakan, “Ketika salah satu diantara kamu sekalian lupa di dalam sholat, apakah ia sudah mencapai satu atau dua rakaat? Maka hendaklah dia meyakini sebagai rakaat pertama. Apabila kalian tidak yakin apakah shalat dua rakaat atau tiga? Maka hendaklah meyakinkan pada yang kedua. Apabila tidak tahu apakah tiga atau empat, maka hendaklah melanjutkan rakaat yang ketiga. Dan hendaklah melakukan sujud (syahwi) sebelum salam.”

Demikian jawaban yang dapat saya sampaikan semoga ada manfaatnya dan barokah. Amin. Wallahu a’lam bishshowab.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -