Pertumbuhan Investor Capai 50 Persen

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Pertumbuhan investor pasar modal di area Semarang hingga pertengahan tahun ini telah mencapai separuh dari yang ditargetkan. Sosialisasi masih terus dilakukan guna menggaet lebih banyak investor.

Kepala Kantor Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) Semarang Stephanus Cahyanto Kristiadi mengatakan, penambahan investor baru di area Semarang hingga Juli lalu sebanyak 2.000 investor. Sehingga total rekening efek di area Semarang mencapai 10.700.

“Target tahun ini ada 4000 penambahan investor baru. Nah, sampai akhir Juli sudah separuhnya,” papar Cahyanto, kemarin (20/8).

Dari jumlah tersebut, sebagian besar kategori masyarakat umum. Sedangkan untuk segmentasi mahasiswa sudah mulai memberikan kontribusi pada pasar modal. Hal tersebut salah satunya karena sosialisasi yang cukup gencar pada kalangan ini. “Di sejumlah kampus, saat ini sudah ada galeri investasi, dan sosialisasi baik melalui seminar maupun mata kuliah sudah kerap dilakukan. Sehingga diharapkan kalangan mahasiswa juga mulai berminat untuk berinvestasi di pasar modal,” ujarnya.

Namun demikian, mengingat kondisi ekonomi saat ini, pihaknya tidak terlalu yakin, target hingga 4000 investor dapat terpenuhi hingga akhir tahun. Oleh karena itu, sosialisasi masih terus dilakukan, dengan harapan akan lebih banyak masyarakat yang tertarik berinvestasi.

Sedangkan terkait transaksi, diakuinya mengalami penurunan. Awal tahun transaksi per bulan dapat mencapai Rp 700-800 miliar. Namun begitu kondisi ekonomi melambat, transaksi ikut menurun, hingga per bulan hanya sekitar Rp 350 miliar. “Ya memang kondisi ekonomi yang saat ini juga turut mempengaruhi pasar modal. Salah satunya angka transaksi,” tandasnya. (dna/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -