Rekomendasi Pendirian Belum Diberikan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BERGAS Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Semarang memastikan bahwa rencana pendirian tower BTS di lingkungan Kupang Dukuh, Kelurahan Kupang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang belum ada izinnya. Sehingga aktivitas fisik pendirian tower dilarang dilakukan.

Kasi Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi (SKDI), Dishubkominfo Kabupaten Semarang, Agus Tejo mengatakan bahwa pihaknya belum memberikan rekomendasi titik pendirian tower sebagai salah satu syarat pengajuan perizinannya. Menurut Agus, PT DMS sebagai jasa penyedia tower BTS saat ini baru sebatas koordinasi.

“Memang PT DMS sudah berkoordinasi dengan kami untuk rekomendasi titik tower. Namun, kami minta PT DMS melengkapi berkas-berkas dari kelurahan, kecamatan termasuk persetujuan warga,” kata Agus Tejo, Kamis (20/8) kemarin.

Agus juga mengaku mendengar adanya penolakan warga terkait pendirian tower tersebut. Menurut Agus, penolakan warga dapat menggugurkan rekomendasi tersebut. Terutama, jika warga yang menolak, rumahnya berada dalam radius tower (jarak sesuai ketinggian tower). “Tapi jika keberatan warga tidak dalam radius, maka tergantung pemilik tower bagaimana rembugan kompensasinya dengan warga sekitar,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait ada tidaknya radiasi, staf SKDI Dishubkominfo, Cahyono menjelaskan bahwa radiasi tetap ada namun sangat kecil jika dibandingkan dengan radiasi handphone. Termasuk risiko ambruk sebenarnya sangat minim, karena kontruksinya sudah ada standariasinya. “Peralatan dan konstruksi itu sudah standar dan sudah diperiksa level radiasinya sangat kecil di level minimum,” kata Cahyo. (tyo/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -