Tingkatkan Kesadaran Nelayan Mencoblos

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KAJEN-Jumlah pemilih di beberapa wilayah di Kecamatan Wonokerto cenderung menurun terus. Pasalnya, masyarakat nelayan lebih memilih melaut daripada ikut pemilihan umum (Pemilu) baik pemilihan legislatif dan pemilihan presiden.

“Beberapa desa nelayan di Kecamatan Wonokerto, tingkat pemilih yang ikut mencoblos pada pemilu tak pernah lebih dari 60 persen dari jumlah pemilih. Mereka para nelayan lebih memilih melaut daripada ikut mencoblos saat Pemilu,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan, Mudasir, Kamis (20/8) kemarin.

Karena itulah, KPU Kabupaten Pekalongan, melakukan sosialisasi dini tentang Pilkada Kabupaten Pekalongan. Sosialisasi tersebut untuk mengajak masyarakat nelayan agar memiliki kesadaran ikut memilih. “KPU telah jauh-jauh hari melakukan sosialisasi tentang pentingnya ikut mencoblos saat Pilkada mendatang,” tandasnya.

Menurutnya, KPU selalu memberikan pemahaman bahwa suara warga nelayan dalam Pilkada, sangat berpengaruh pada peralihan pimpinan kepala daerah. “Dengan sosialialiasi tentang pentingnya ikut mencoblos dalam Pilkada ini, kami yakin jumlah para nelayan yang ikut mencoblos, bisa lebih dari 60 persen,” kata Mudasir optimistis.

Sementara itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pekalongan, Wiranto, membenarkan jika para nelayan lebih memilih melaut, jika dibandingkan ikut mencoblos saat Pemilu. Selama ini, para nelayan masih menganggap bahwa Pemilu bukan hal yang penting dan suara mereka tidak berpengaruh jika ikut atau tidak dalam Pemilu. Karena itulah, HNSI Kabupaten Pekalongan, turut membantu KPU menyosilisasikan pentingnya ikut mencoblos saat Pilkada mendatang.

“Kebetulan untuk bulan Desember mendatang adalah musim darat. Artinya, nelayan biasanya beristirahat pada dua minggu pertama pada bulan Desember, sambil menunggu musim melaut, yakni pertengahan Desember hingga bulan Februari. Maka kami yakin, jumlah pemilih yang mencoblos saat Pilkada mendatang akan meningkat,” tegas Wiranto.

Sementara itu, Polres Pekalongan akan menerjunkan 380 personel anggotanya dalam pengamanan Pilkada 2015 di Kota Pekalongan pada Desember 2015 mendatang. Bahkan, jika sewaktu-waktu dibutuhkan akan dikerahkan personel tambahan dari dinas terkait seperti Satpol PP dan maupun aparat TNI.

“Selain menerjunkan 380 anggota Polisi, jika sewaktu-waktu dibutuhkan akan dikerahkan personel tambahan dari dinas terkait seperti Satpol PP dan sejenisnya. Termasuk dalam hal ini TNI,” kata Kapolres Pekalongan Kota AKBP Lutfie Sulistiawan, saat menggelar simulasi penanganan Pemilu di halaman Stadion Kraton di Pekalongan Barat, Kamis (20/8) kemarin. (thd/han/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -