Ajak Siswa Lestarikan Olahraga Tradisional

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Meriah: Ratusan siswa terlihat asik dan semangat mengikuti berbagai perlombaan olahraga tradisional. (Dinar sasongko/jawa pos radar semarang)
Meriah: Ratusan siswa terlihat asik dan semangat mengikuti berbagai perlombaan olahraga tradisional. (Dinar sasongko/jawa pos radar semarang)

SALATIGA – Keberadaan olahraga tradisional saat ini sudah mulai ditinggalkan tergerus dengan budaya modern. Untuk itu, Pemkot Salatiga terus melakukan berbagai cara untuk melestarikan permainan tradisional. Sebab, permainan itu mengandung nilai kesehatan dan juga sangat menghibur jika dimainkan bersama – sama.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Salatiga, Gati Setiti meminta masyarakat tidak melupakan permainan tradisional. Seperti lomba teklek (terompah), balap karung, tarik tambang, dagongan (saling dorong dengan bambu) punah. “Ini adalah olah raga tradisional yang menyehatkan juga menjadi hiburan pagi atlet juga para penonton,” jelas Gati Setiti usai membuka Lomba Olah RagaTradisional/Rekreasi tingkat SMA dan SMP tingkat Kota Salatiga di Lapangan Kridanggo,(24/8).

Dia menambahkan, tujuan dari kegiatan ini untuk mengenalkan dan mengembangkan olah raga tradisional kepada masyarakat. Olah raga tersebut merupakan warisan nenek moyang dan budaya bangsa yang sudah selayaknya dilestarikan. Untuk tingkat SMA dan SMP, olah raga tradisional yang dilombakan adalah terompak, tarik tambang dan dagongan.

“Harapannya olah raga tradisional Indonesia ini bisa diperlombakan di ajang internasional seperti olympic games. Olah raga tradisional ini juga mampu menjadi aset perekonomian, pariwisata bagi bangsa,” imbuh dia.

Meski menahan teriknya matahari dan kepulan debu para siswa sangat senang mengikuti lomba. Finanda, siswa MAN Salatiga kela XII mengaku senang mengikuti lomba tradisional ini. “Meski tanpa latihan dan persiapan khusus saya merasa senang bisa ikut lomba dagongan. Walaupun kalah, saya tetap semangat menonton pertandingan lainnya sekalian memberikan semangat teman-teman,” aku Finanda.

Begitu juga dirasakan Milka dan Mely siswa SMA Kristen I Salatiga juga mengaku rileks dengan mengikuti lomba. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi hiburan para siswa ditengan padatnya jam belajar. Persiapan yang dilakukan hanya sekali kurang lebih satu jam di sekolah. Selain itu makan banyak dan istirahat yang banyak agar saat tanding stamina baik.

Panitia kegiatan, Handayani Qosim mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan tahunan yang diadakan di tingkat kota/kabupaten, provinsi hingga tingkat nasional. “Tanggal 17 September ini para pemenang akan diikutkan dalam lomba atau seleksi tingkat Provinsi di Rindam Magelang. Bagi para pemenang di di tingkat provinsi akan mewakili Jawa Tengah di ajang serupa tingkat nasional di Bali,” ungkap Handayani Qosim.

Adapun juara hingga terakhir pantauan adalah, untuk lomba terompah beregu putra juara I SMPN &, juara 2 MTs , Juara III SMPN 2. Sementara putri, juara I SMPN 7, juara II SMPN 5 dan juara III SMPN 10. Sedangkan juara tarik tambang tingkat SMA putri juara I SMA Kristen I, Juara II SMKN Sultan Fatah dan Juara III SMKN I.

Sementara uang pembinaan yang diberikan kepada juara adalah: lomba balap karung beregu tingkat SD juara I 500 ribu, juara II 400 ribu dan juara III 300 ribu. Untuk tarik tambang beregu juara I 750 ribu, juara iI 650 ribu dan juara III 500 ribu. Lomba Egrang, terompah beregu dan dogongan, juara I 500 ribu, juara II 400 ribu dan juara III 300 ribu.(sas/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -