Emosi, Ribuan Massa Rusak Kantor KPU

Simulasi Pengamanan Pilkada Kendal

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

ANARKIS: Petugas Polres Kendal melakukan pengamanan terhadap massa yang anarkis dalam simulasi Pengamanan Pilkada Kendal 2015 di Alun-alun Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/Adennyar Wycaksono/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANARKIS: Petugas Polres Kendal melakukan pengamanan terhadap massa yang anarkis dalam simulasi Pengamanan Pilkada Kendal 2015 di Alun-alun Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/Adennyar Wycaksono/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Suasana kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal, kemarin, dipenuhi ratusan massa. Mereka menuntut agar dilakukan penghitungan suara ulang karena diduga ada kesalahan dalam rekap perhitungan suara. Selain itu, massa menuntut agar dilakukan pilkada ulang karena pemilihan yang digelar dinilai tidak fair dan diduga kuat memihak pada salah satu pasang calon.

Tapi permintaan itu tidak diindahkan KPU Kendal. KPU bersikukuh tidak bisa memenuhi permintaan dari massa. Sebab perhitungan suara sudah dilakukan sesuai prosedur ada disaksikan Panwas dan saksi-saksi baik perwakilan masyarakat maupun pasangan calon.

Karuan saja, sikap KPU membuat massa meradang. Apalagi jalur mediasi tidak memberikan jalan keluar. Massa masuk dengan paksa meski sudah dihadang oleh petugas Polres Kendal. Akhirnya massa yang marah dan melakukan aksi anarkis.

Melihat itu, petugas polres yang dipimpin Kapolres Kendal langsung menerjunkan tim pengendali massa lengkap dengan tameng dengan pentungan. Sempat terjadi adu dorong antara massa dan petugas barikade dari Polres Kendal.

Petugas mengamankan ketua KPU Kendal agar tidak menjadi sasaran amuk massa. Kapolres meminta bantuan dari tim gegana dari Polda Jateng. Massa diberikan tembakan gas air mata, dan tembakan air dari satu unit mobil water cannon. Massa akhirnya perlahan mundur.

Ini merupakan rangkaian simulasi pengamanan pilkada yang dilakukan Polres Kendal di Alun-alun Kendal, kemarin. Dalam aksi tersebut selain melibatkan berbagai satuan Polres Kendal, juga melibatkan satuan Brimob Polda Jateng, Tim Gegana Polda Jateng, TNI, Linmas dan Satpol PP Kendal serta tim pemadam kebakaran.

Kapolres Kendal, AKBP Widi Atmoko mengatakan simulasi sebagai bahan pembelajaran masyarakat bagaimana tata cara penanganan pengamanan yang akan dilakukan Polres Kendal dalam pilkada nantinya. ”Ini bukti bahwa kami dari jajaran Polres Kendal siap memberikan pengamanan penuh, agar masyarakat merasa aman dan tidak terprovokasi,” ujarnya, Selasa (25/8).

Meski pengamanan siap, tapi ia tetap mengedepankan upaya preventif atau pencegahan. Yakni dengan melakukan pendekatan secara persuasif kepada seluruh elemen masyarakat, tokoh parpol dan tim pemenangan kedua pasangan calon. ”Sehingga di antara tim pendukung tidak ada gesekan yang mengarah kepada gerakan anarkis dan masyarakat juga tidak terprovokasi,” imbuhnya.

Plt Bupati Kendal, Bambang Dwiyono menyatakan agar jajaran PNS juga tetap menjaga netralitas dalam Pilkada Kendal ini. Yakni dengan tidak melakukan aksi kampanye maupun menjadi tim pendukung salah satu pasangan calon. ”Jangan sampai terbujuk iming-iming jabatan yang dijanjikan oleh salah satu pasangan calon,” katanya. (bud/den/fth/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -