Buat Museum Sepatu

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DOKUMEN PRIBADI
DOKUMEN PRIBADI

MENGUMPULKAN aneka macam sepatu telah menjadi hobi Priska Maharani sejak lama. Mulai dari awal masuk kuliah hingga kini bekerja di salah satu perusahaan swasta. Berbagai jenis sepatu seperti flatshoes, wedges, hingga highheels tertata rapi di raknya. ”Kebanyakan aku belinya dari mal. Ada juga dikasih orang,” ungkap alumnus Universitas Dian Nuswantoro Semarang ini.

Dari semua koleksi yang Priska –sapaan akrabnya- miliki, yang paling disuka adalah flatshoes. Alasannya, nyaman dipakai dan tidak menyiksa. Berbeda dengan wedges dan highheels, karena untuk memakainya harus menahan rasa sakit di kaki. Selain itu, flatshoes juga bisa dipakai dengan model apa saja. ”Mau pakai dress, hotpant apa rok cocok-cocok saja,” aku cewek yang diwisuda pada 26 November 2014 lalu itu.

Disinggung berapa jumlah sepatu yang dimiliki, Priska mengaku tidak mengetahuinya secara pasti. Karena saking banyaknya ia jadi lupa menghitungnya. Meski begitu, ia selalu tahu sepatu mana saja yang dipakai untuk momen-momen tertentu. ”Kalau puluhan sih ada,” jawabnya singkat.

Priska menambahkan, keinginan untuk menambah koleksi sepatunya menjadi semakin meningkat semenjak dirinya mulai bekerja. Sebab, dengan penghasilan sendiri ia lebih leluasa untuk membeli sesuka hati. ”Beli pakai uang sendiri, nyenengin diri sendiri lah,” imbuh gadis manis kelahiran Jepara ini.

Dari sepatu-sepatu itu, Priska mengaku akan membuat semacam museum yang berisi koleksi sepatu dari yang pertama dibeli hingga yang terakhir. Selain dapat mengingatkan masa lalu juga dapat menjadi cerita buat anak cucu kelak. ”Kayaknya asyik deh. Belum ada yang buat seperti itu,” pungkasnya. (fai/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -