Goyut Berharap Anggoro Cabut Laporan

Kasus Pemukulan Anggota PP

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PEMUDA PANCASILA: Pengurus Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jateng usai memberikan keterangan terkait kasus dugaan penganiyaan anggota PP Semarang, kemarin. (Miftah/Jawa Pos Radar Semarang)
PEMUDA PANCASILA: Pengurus Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jateng usai memberikan keterangan terkait kasus dugaan penganiyaan anggota PP Semarang, kemarin. (Miftah/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Joko Santoso mengklaim tidak melakukan pemukulan kepada anggota Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang, Anggoro Nugroho, 29. Ia berdalih hanya memperingatkan agar Anggoro tidak mengeber-ngeber kendaraan di jalan.

”Saya pastikan tidak ada pemukulan. Saat itu saya hanya menegur karena dia (Anggoro, Red) pakai seragam PP tapi mbleyer-mbleyer (memainkan gas motor) kendaraan di jalan,” katanya, kemarin.

Dugaan penganiayaan yang berujung ke Polrestabes Semarang ini pun membuat Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jateng turun tangan. Wakil Ketua MPW Pemuda Pancasila Jateng, Wahyudin Noor Aly mengatakan, kasus dugaan penganiayaan ini bakal diselesaikan secara organisasi. Sebab, antara terlapor dan pelapor masing-masing merupakan kader Pemuda Pancasila. Pihaknya meminta pelapor secepatnya mencabut laporannya di Polrestabes Semarang. ”Jika tidak ya otoamtis kami nyatakan out dari organisasi. Tapi silakan cabut dulu dan baru laporkan kembali tapi bukan membawa bendera Pemuda Pancasila,” katanya, kemarin.

Goyut-begitu sapaan akrabnya menambahkan, Anggoro Nugroho dan dua rekannya Didik Prasetya serta Zubaidi memang merupakan kader PP Semarang. Tapi ketiganya merupakan anggota baru, sehingga tidak mengetahui aturan dalam organisasi. ”Jika ada yang tidak benar wajar diperingatkan, itu bentuk pembinaan. Apalagi Joko merupakan Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Semarang,” tambahnya.

Sekretaris Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jateng, Ihwan Triprasetyo menambahkan, sudah memanggil atasan Anggoro untuk menyelesaikan masalah tersebut. Ia menegaskan jika insiden itu terjadi karena adanya kesalahpahaman saat penetapan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang di halaman Balai Kota, Senin (24/8) lalu. ”Kami akan menyelesaikan masalah ini secara internal. Saya harap pihak luar jangan membuat suasana gaduh. Karena kami berkomitmen ingin menciptakan suasana pilkada yang damai dan aman,” ujarnya.

MPW Pemuda Pancasila Jateng menginstruksikan Anggoro dkk segera mencabut laporannya di Polrestabes Semarang. Jika tetap ingin melanjutkan, Anggota MPW tidak mempersoalkan, asalkan Anggoro dkk tidak membawa atribut Pemuda Pancasila. Artinya, ia harus menarik laporannya dengan membawa atribut PP dan baru melaporkan atas nama individu. ”Jika sudah seperti itu otomatis dia bukan lagi kader Pemuda Pancasila,” tambah Bendahara Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jateng, Bambang Eko. (fth/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -